Ratusan Guru SLB se-Jateng Ikuti Pelatihan Menulis

PENUH SEMANGAT : Ratusan guru dari berbagai sekolah luar biasa atau SLB saat mengikuti pelatihan menulis artikel ilmiah populer di media massa.

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Ratusan guru SLB swJateng tampak memadati Red Chilies Hotel Solo Sabtu(14/3). Mereka hadir dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kehadiran mereka tentu saja untuk ikuti pelatihan penulisan artikel ilmiah populer yang diadakan APKhi bekerjasama dengan Harian Jateng Pos dan KLG Jateng.

Acara dibuka Subagyo dari APKhI. Dai berharap agar pada guru SLB mampu menulis dengan baik dan bisa dimuat di media massa. Dia juga memaparkan pengalamannya saat artikelnya terbit di Koran beberapa waktu lalu.

“Saya menemukan ide-ids untuk menulis. Guru harus lebih mau dan mampu menulis dan sumber tulisan bisa dari pengalaman pembelajaran di kelas,” ujar Subagyo kepada Jateng Pos.

 Hadir pada acara tersebut Ketua APKhi Dr.Subagyo, MSi dan tim PAK Sukamto, SE, MPd. Selain itu juga ketua panitia Noor Rita, MPd. Peserta yang hadir dari sejumlah kabupaten/ kota di Jawa Tengah seperti Kota Tegal, Kabupaten Blora dan sebagainya.

PENUH SEMANGAT : Ratusan guru dari berbagai sekolah luar biasa atau SLB saat mengikuti pelatihan menulis artikel ilmiah populer di media massa.

 Mereka tampak antusias menyimak paparan Tukijo sebagai narasumber. Tukijo merupakan Ketua Kelas Literasi Guru (KLG)Jawa Tengah. Lebih lanjut Tukijo juga memaparkan teknik menulis artikel ilmiah populer di media massa. Mulai dari menangkap ide dan membuat judul hingga menuangkan dalam tulisan.

Bukan hanya itu penulis juga harus mampu membuat intro yang menarik. Pada dasarnya pembaca menyukai hal baru (novelty) dari sebuah tulisan. Tukijo memaparkan terkait pemahaman publikasi ilmiah. Dikatakannya bahwa untuk naik pangkat guru pada golongan tertentu dibutuhkan angka kredit. Angka kredit dapat diperoleh dari unsur publikasi ilmiah dan diklat.

 “Guru harus mau menulis. Tulisan guru juga perlu memperhatikan selingkung media dan aturan di buku 4 PKB,” terang Tukijo kepada Jateng Pos.

 Para peserta terlibat tanya jawab dengan narasumber. Mereka banyak yang belum paham artikel di koran. Kendati demikian mereka tampak antusias mengikuti acara hingga selesai. Pelatihan kali ketiga tersebut memfasilitasi guru SLB di Jawa Tengah. Karya mereka akan diterbitkan di Jateng Pos.