Rektor UNSA, Astrid Widayani Maju Pilkada Solo

JATENGPOS. CO. ID, SOLO – Dukungan masyarakat pada kandidat bakal calon Wali Kota Surakarta Astrid Widayani terus menguat. Kali ini disampaikan relawan Barisan Muda Masyarakat Surakarta (Bramasta).

Adi Krisnawan, ketua Bramasta mengatakan alasan mendukung Astrid Widayani dalam Pilkada Kota Solo ini karena ingin Kota Solo dipimpin kaum muda visioner yang dari sekian calon yang muncul jatuh pilihan pada Astrid Widayani.

“Kami pilih mendukung Astrid karena terbukti memiliki jiwa pemimpin dan pengetahuan yang mumpuni dan visioner,” ungkap Adi Krisnawan, dalam deklarasi dukungan pada Astrid Widayani di Wisma Batari Solo, Kamis (20/6/2024) malam.

Adi mengklaim Bramasta didukung sekitar 3000 anggota yang sebagian besar dari kaum muda milenial. Bahkan mengaku sudah tersebar ada hingga tingkat pelosok kampung di kota Solo.

“Kami optimis Mbak Astrid pendapat rekomendasi dari Partai yang akan mengusungnya pada Pilkada Solo 2024 yakni Partai Gerindra dan PSI.” Tandas Adi.

Nampak ratusan anggota Bramasta menyerukan sepakat dukung dan memenangkan Astrid, dalam deklarasi tersebut.

Astrid Widayani yang hadir dalam deklarasi tersebut mengaku bangga dengan dukungan Bramasta, apalagi sudah terpasang juga spanduk dukungan di sejumlah sudut kota Solo.

“Terima kasih dukungan Bramasta kita maju bersama memenangkan pilkada Solo.” Ungkap Astrid yang juga merupakan Rektor Universitas Surakarta (UNSA).

Pada kesempatan tersebut sejumlah warga menitipkan harapan pada calon walikota Solo tersebut, seperti soal pendataan masyarakat penerima bantuan yang dinilai masih belum sesuai dan komitmen peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Terkait IPM, saya sepakat jika siapapun pemimpin yang terpilih harus bisa selaras dengan yang sudah dibangun Mas Gibran,” kata Astrid.

Ia mengatakan selama ini Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka fokus pada pembangunan infrastruktur. Menurut dia, hal itu akan lebih bagus jika diimbangi dengan IPM.

“Konteksnya sumber daya manusia. Dalam pembangunan IPM ada kesehatan dan pendidikan yang selama ini di masyarakat,” katanya.

Astrid menegaskan siapapun yang jadi penerusnya harus bisa menjadi pemimpin yang adaptif, kreatif, dan kolaboratif.

Diketahui Astrid Widayani maju dalam Pilkada kota Solo mendaftar melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Gerindra. Selain itu ia juga didukung PAN dan sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai.

Bahkan Astrid satu satunya kandidat calon yang mendapat surat mandat sosialisasi dari PSI dan bertemu langsung dengan Ketum PSI Kaesang Pangarep. Hal tersebut ditangkap menjadi sinyal rekomendasi.(dea/jan)