Relaunching, Massiv XP Hadir Kian Bertenaga

Aki mobil Massiv XP lahir kembali dengan penambahan fitur yang lebih baik dibanding sebelumnya dan diharapkan sebagai produk kebanggaan anak negeri kehadirannya ini siap menjawab kebutuhan baterai untuk konsumen Tanah Air.

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Pabrikan baterai (aki) di Indonesia, PT Wacana Prima Sentosa, me-relaunching salah satu produk unggulannya, Massiv XP ke pasaran April ini. Menggunakan kandungan lokal lebih dari 80 persen, produk baterai tersebut diharapkan menjadi produk kebanggaan anak negeri.

Pilot Project Massiv XP, Satriawan Agung Prabowo mengatakan, sebelum relaunching, Massiv XP sudah melanglang buana di Tanah Air selama dua dekade dan selama itu pula selalu diterima masyarakat. Karena itu, tim Research and Development (R&D) pun melakukan pengembangan teknologi pada baterai Massiv XP dan hasilnya bisa dilihat saat ini.

“Proses pengembangannya bukan tanpa kendala, sebab bersamaan dengan pandemi Covid-19. Namun alhamdulillah tim kami terus bekerja keras hingga akhirnya Massiv XP melakukan lompatan teknologi untuk konsumen Indonesia. Dan sebagai produk kebanggaan anak negeri kehadirannya ini siap menjawab kebutuhan baterai untuk konsumen Tanah Air,” ujar pria yang akrab disapa Tumenggung dalam pers rilisnya.

Ditambahkan Marketing Manager PT Wacana Prima Sentosa, Eron Edwin Lumban Radja, Massiv XP menjangkau pasar yang lebih luas dalam menjawab kebutuhan pasar akan baterai aki yang berkualitas. Bermain di kelas B dan C, Massiv XP bisa digunakan mulai dari mobil Low Cost Green Car (LCGC) hingga truk.

“Baterai konvesional ini diharapkan menjadi pilihan bagi kendaraan komersial yang membutuhkan performa kuat dengan harga kompetitif,” katanya.

Adapun upgrade yang paling kentara dibanding generasi sebelumnya adalah pull atau terminal pada body baterai (aki) yang lebih bertenaga dan efisien. Bila sebelumnya, bagian terminalnya agak kasar permukaan, maka kini lebih halus. Strukturnya lebih padat dan rapat. Sehingga teknologi forged terminal ini mampu meningkatkan ketahanan hingga temperature 300 derajat Celcius.

“Tidak hanya itu, desain improve profile thread pada bagian dalam terminal membuat arus listrik minim hambatan dan menjadi lebih lancar serta memiliki performa yang stabil dan naik 10 persen dibandingkan sebelumnya,” papar Technical Division Head PT Trimitra Baterai Prakarsa, Gde Oka Yunihartawan. (jay/bis)