Beranda Utama Rukma Berharap Bandara Soedirman Dongkrak Ekonomi Sembilan Kabupaten

Rukma Berharap Bandara Soedirman Dongkrak Ekonomi Sembilan Kabupaten

443
Presiden Jokowi bersama Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi pada peresmian Bandara Soedirman, Senin (23/4). Foto : dokumen Humas DPRD Jateng

JATENGPOS.CO.ID, PURBALINGGA – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menghadiri peresmian pembangunan pengembangan konstruksi pembangunan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Purbalingga oleh Presiden Joko Widodo, Senin (23/4/2018).

Rukma mengatakan, bandara seluas 115 hektare tersebut pada tahap pertama pembangunan direncanakan memiliki panjang landas pacu 1.600 meter. Keberadaan bandara itu diharapkan akan dapat memeratakan pembangunan antara Jawa Tengah bagian utara dan selatan. “Selain wilayah Kabupaten Purbalingga, efek positif juga akan dirasakan sembilan daerah lain yakni Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Pemalang, Tegal, Kota Tegal, Brebes, Wonosobo,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, presiden sangat antusias dengan pembangunan lapangan udara yang mengabadikan nama pejuang nasional Jenderal Besar Soedirman yang dilahirkan di kabupaten itu. Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada investasi-investasi yang hampir semuanya berorientasi pada ekspor. Di antaranya yang disebutnya adalah investasi bulu mata terbesar yang menyangkut 60 ribu tenaga kerja.

“Ini besar sekali. Kalau bandara ini ada, investasi-investasi seperti itu akan bisa lebih membesar. Bisa ekspansi dan kita harapkan tidak hanya bulu mata, investasi di bidang lain juga akan berkembang lebih cepat,” ungkapnya.

Sementara Bupati Purbalingga Tasdi meminta kepada presiden agar segera mempercepat pembangunan dan operasional bandara Jenderal Soedirman. Dia berharap untuk bisa dijadikan bandara keberangkatan jamaah haji dari wilayah itu, sehingga jamaah calon haji dari sembilan kabupaten di sekitar wilayah itu tidak perlu jauh-jauh hingga ke Bandara Adisoemarmo di Boyolali.

Tasdi optimistis, bandara itu akan sangat membantu mempercepat datangnya investasi dari luar dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di wilayah selatan Jateng. (adv)