Saat Para Pakar Membaca Arah Komunikasi Politik Erick Thohir

Basuki Wahyu Utomo, S.I.Kom. Mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi, UNS.

Oleh :

Basuki Wahyu Utomo, S.I.Kom.

Mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi, UNS

MENJELANG Pemilu Raya yang digadang akan dilaksanakan pada tahun 2024, banyak nama berseliweran yang diduga kuat siap melaju ke kursi Presiden. Sebut saja Prabowo Subianto, Puan Maharani, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono hingga Muhaimin Iskandar.

Salah satu ramai diperbincangkan adalah aksi Erick Thohir, Menteri BUMN yang dalam beberapa bulan terakhir ini namanya berseliweran sebagai ‘calon presiden’.

‘Ulah’ bos Mahaka Grup ini menggelitik sejumlah pakar komunikasi, seperti Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, Jamiluddin Ritonga, yang menyebut Erick Thohir, lebih menunjukkan aktivitas sosial di luar pekerjaan dalam meraih simpati.

“Dalam konteks komunikasi politik, hal itu upaya untuk memperkenalkan dirinya lebih jauh ke khalayak luas,” jelas Jamiluddin, seperti dilansir dari Voi.id, Rabu (6/10/2021).

Sementara, pada sidang pleno Partai Nasdem banyak kader yang menyuarakan Erick Thohir untuk diusung pada Pilpres 2024.  Pengamat Politik, Ray Rangkuti menilai, Erick Thohir memiliki kesamaan ideologi dengan Nasdem. Kata Ray, Jumat (17/6/2022) saat diwawancarai Sindonews.com.

Melihat salah satu akun media sosial Tiktok milik Erick Thohir, kemunculannya digunakan untuk mengabarkan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai Menteri BUMN. Selain itu, Erick Thohir juga menghibur masyarakat dengan membagikan momen-momen lucu saat bertugas maupun mengikuti challenge yang sedang viral di media sosial.

Intelektual muda Nahdlatul Ulama Ubaidillah Amin Moch menilai, pola pergerakan Erick sangat patut ditiru tokoh politik lainnya. Di masa Erick Thohir, Kementerian BUMN menerapkam nilai yang jadi komitmen kerja pegawainya dengan akronim AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), seperti dilansir dalam Kantor Berita Politik RMOL, Jum’at (26/11/2020).

Lain lagi dengan pengamat komunikasi politik Pangi Syarwi Chaniago, ia mengungkap sisi ‘keterbukaan’ Erick Thohir. Yakni saat ia begitu aktif mengekspos berbagai pencapaian kinerja BUMN. Hal itu menjadi bukti Erick Thohir adalah pejabat publik yang transparan dan terbuka terhadap kinerjanya, dilansir pernyataannya di Sindonews belum lama ini.

Lalu ungkapan Direktur Eksekutif Prestigious Political Communication Studies (P2CS) Syaifuddin yang dimuat di Gatra.com, yang mengatakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mempunyai gaya komunikasi yang bisa mengikuti perkembangan zaman saat ini, ungkap Syaifuddin pada Gatra.com, Minggu (12/6/2022).

Bahkan, Prof. DR Lili Romli turut mengomentari pencapaian besar yang diraih Erick Thohir dalam hasil survey Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia tentang nama-nama tokoh politik untuk Pilpres 2024. Sebagai pendatang awal, Erick Thohir tercatat mampu mendobrak elektabilitas hingga ke posisi enam besar melampaui hasil survey ketua partai politik, tokoh politik partai dan tokoh-tokoh lain, ungkap Lili dilansir dari wartaekonomi.co.id, Sabtu (30/04/2022).

Itu hanya sebagian kecil beragam tanggapan dan komentar para pakar komunikasi politik dalam membaca langkah politisk Erick Thohir. Mereka sepakat Erick Thohir menggunakan cara cara ‘public relations’ dalam berkomunikasi politik.

McNair (2011) mengidentifikasikan terdapat empat jenis aktivitas PR Politik yaitu : Pertama, melakukan manajemen media. Manajemen media merupakan kegiatan yang sengaja dirancang untuk menjawab kebutuhan dan tuntutan media. Dalam konteks ini, PR Politik memaksimalkan akses serta meningkatkan pemberitaan politisi di media tanpa mengeluarkan biaya.

Kedua, PR Politik melakukan tinjauan mengenai pengelolaan citra (image management). Di satu sisi, pengelolan citra ditujukan untuk citra pribadi politisi atau individu.

Ketiga, PR Politik seharusnya mengembangkan komunikasi internal organisasi. Kegiatan ini meliputi menyiapkan saluran komunikasi.

Terakhir, kegiatan manajemen informasi. Di era informasi ini Informasi adalah senjata ampuh dalam politik guna membangun opini publik serta menyebarkan pengaruh.

Dengan fakta dan komentar para pakar komunikasi, masyarakat juga bisa menilai masing-masing, apa yang akan disampaikan oleh Erick Thohir dengan setiap aksi nya menjelang kontestasi politik pada Pemilu 2024 nanti.