Sajikan Hasil Klasifikasi Isi Buku dengan Quantum Writing

6

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran penting bagi siswa Sekolah Dasar. Mata pelajaran ini sangat erat kaitanya dengan pemahaman literasi. Menurut Sutopo (2013:23) pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah bertujuan agar peserta didik memahami informasi baik secara verbal maupun tulisan melalui budaya literasi. Salah satu materi yang dipelajari oleh siswa kelas V adalah mengklasifikasi informasi yang didapat dari buku. Materi ini dijabarkan pada Kompetensi Dasar 4.2 Menyajikan hasil klasifikasi informasi yang didapat dari buku yang dikelompokkan dalam aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana menggunakan kosakata baku Materi ini sangat penting bagi siswa dalam memahami bacaan. Begitu juga dengan kemampuan menulis kembali informasi yang didapat dari sebuah bacaan.

Aktivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 03 Sukoharjo Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan belum berjalan secara efektif. Proses pembelajaran yang berlangsung masih belum bisa mencapai tujuan. Dimana ketercapaian ketuntasan masih rendah. Hanya 45% dari seluruh siswa yang berhasil menuntaskan materi ini. Sedangkan siswa yang lain belum bisa mencapai nya. Masih sering dijumpai siswa yang mengobrol dan bermain dengan teman sebangku. Hal ini menimbulkan kegaduhan disaat aktivitas pembelajaran berlangsung. Guru dalam menyampaiakan materi juga sering menggunakan metode lama yang dipakai secara berulang ulang. Media pembelajaran pun masih sangat minim untuk digunakan sebagai penunjang pembelajaran. Rasa jenuh dan bosan pada diri siswa diakibatkan karena kurangnya keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Siswa hanya dianggap sebagai objek pembelajar. Sehingga mereka hanya menerima penjelasan materi dari guru saja. Padahal mereka seharusnya bisa berkreasi dan menjadi dari bagian atau subjek pembelajar. Permasalahan ini berdampak pada hasil belajar yang rendah. Sehingga dibutuhkan penyelesaian masalah agar tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan baik. Salah satu metode pembelajaran dalam menulis hasil klasifikasi informasi pada buku bacaan adalah dengan menggunakan metode Quantum Writing

Menurut Hernowo (2003: 10) Quantum Writing adalah interaksi dalam proses belajar niscya mampu mengubah potensi menulis yang ada didalam diri manusia menjadi ledakan atau gairah yang dapat ditularkan kepada orang lain. Adapun langkah langkah pembelajaran yang dilakukan adalah sebagai berikut : Pertama, Persiapan yaitu pengelompokan (clustering) menentukan jenis informasi yang didapat dari buku bacaan tentang : apa, siapa, bagaimana, dimana, kapan dan mengapa. Kedua, Draft Kasar. Pada tahap ini mulai menekuni dan mengembangkan gagasan. Ketiga Berbagi, yaitu bagian proses ini sebagai penulis kita merasa sangat dekat dengan tulisan kita sehingga sulit bagi kita untuk menilai secara objektif. Untuk mengambil jarak dengan tulisan maka perlu meminta orang lain dan memberi umpan balik. (saling bertukar hasil tulisan). Keempat  Memperbaiki (Revisi), pada tahap ini setelah mendapat umpan balik tentang tulisan. Kelima, Penyuntingan. Pada tahap ini perbaikilah semua kesalahan isi, diksi, kalimat, paragraf, dan ejaan. Keenam, penulisan Kembali. Pada tahap ini tulis kembali dan masukan isi yang baru dan perubahan penyuntingan, Ketuju, Evaluasi. Pada tahap ini, guru dan peserta didik melakukan evaluasi kegiatan pembelajaran bersama dan diakhiri dengan penarikan simpulan pembelajaran terkait surat lamaran pekerjaan.

Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode pembelajaran Quantum Writing  pada kelas V SDN 03 Sukoharjo Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan  dapat mengaktifkan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Siswa tidak hanya mampu menganalisis isi buku bacaan , namun siswa juga dapat menulis hasil klasifikasi dari apa yang telah dibaca.

 

Sobirin, S.Pd.SD

Guru SDN 03 Sukoharjo Kec.Kandangserang Kab.Pekalongan