Beranda Jateng Scooteris Serbu Desa Makan Bersama Dengan Warga

Scooteris Serbu Desa Makan Bersama Dengan Warga

77
BAGIKAN MAKANAN : KSC memberikan nasi dus kepada warga yang kurang mampu.
BAGIKAN MAKANAN : KSC memberikan nasi dus kepada warga yang kurang mampu.

JATENGPOS.CO.ID, DEMAK – Kali jaga Scooter Club (KSC), salah satu club vespa yang masih exis dikota wali Demak, kini memasuki usianya yang ke 11 tahun . Dalam memperingati ulang tahunnya club yang beranggotakan 50 orang ini kembali berulah dengan menyerbu wilayah pedesaan. Kali ini club motor mesin kanan, Sabtu (14/9) melakukan touring bersama sambil membagikan nasi dus kepada masyarakat yang ditemui dijalur yang dilewati.

Kegiatan bhakti sosial berbagi dengan sesama yang dilakukannya disambut positif warga yang dilintasi. Banyak warga yang terkejut dengan penuh tanda tanya, saat rombongan berhenti diarea persawahan sudut desa. Begitu tahu rombongan membagikan bingkisan nasi mereka pun mendekat.

Menurut Wardi dan kawan kawanya yang sedang memanen kacang hijau dirinya sempat bingung dan cemas karena banyak rider scooter yang berhenti dengan suara mesin yang berisik. Namun setelah mengetahui tujuan rombongan mereka pun mengucapkan banyak terima kasih. Ketua KSC Demak Priyo Adhi mengatakan kegiatan bhakti sosial selalu dilakukan oleh club motor Italia ini pada tiap tiap peringatan hari jadinya.

” Beberapa kali KSC memberikan bantuan ke Panti Asuhan dan turut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah yang digelar Pemkab namun diusia ke 11 ini kami agak berbeda, kami lakukan touring jelajah desa dan membagikan nasi sebanyak 150 dus dengan sasaran masyarakat kecil seperti tukang becak, pedagang keliling, kuli bangunan dan pekerja disawah dan makan bersama dengan para petani dipematang sawah. ”

Sementara humas KSC Rudy Ryan menambahkan pembagian nasi tidak terfokus satu titik namun bersifat insidentil dalam touring bersama, selain itu diakhir perjalanan para anggota pecinta kendaraan mesin kanan ini akan berziarah dimakam anggota yang telah meninggal beberapa waktu lalu.

”Diketahui bahwa KSC memiliki akte pendirian sehingga berbadan hukum, jadi apa yang dilakukan club ini dapat dipertanggung jawabkan, adapun bhakti sosial yang dilakukan memberikan image kepada masyarakat bahwa tidak semua club vespa berperilaku negatif, selama ini masyarakat banyak yang menilai bahwa club vespa sering membuat onar dan tampil urakan,” jelas Rudy.

Adapun rute yang ditempuh melewati wilayah kecamatan Demak, Wonosalam, Kebon Agung, Dempet, Gajah dan kecamatan Mijen.(adi/bis/jan)