SDN Gisikdrono 02 Semarang Ajak Siswa Cintai Budaya lewat Sastra

Para siswa dan guru usai menggelar parade pantun. FOTO : NOVANTO KRIS PRABOWO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sekolah Dasar Negeri Gisikdrono 02 menggelar Parade Pantun untuk memeringati Bulan Bahasa tahun ini. Dalam parade tersebut, sedikitnya 126 siswa membacakan pantun secara bergantian.

Kepala SDN Gisikdrono 02, Jumari mengungkapkan parade tersebut selain untuk peringatan Bulan Bahasa juga untuk menumbuhkan kecintaan siswa kepada sastra.

Menurut Jumari, pantun adalah salah satu bagian dari sastra Indonesia yang sangat bernilai. Dengan pengenalan tersebut, siswa dapat lebih mengapresiasi bahasa indonesia. Selain itu, lanjutnya, juga dapat menumbuhkan kecintaan kepada bangsa Indonesia.

“Jadi kalau mereka muncul rasa bangga terhadap sastra, mereka akan mencintai bahasa dan bangsa Indonesia,” kata Jumari saat ditemui di kantornya, Sabtu (25/11).

Jumari menambahkan, dirinya ingin menggugah semangat para guru dalam mendidik siswa mengenai sastra Indonesia. Salah satu langkahnya, lanjut dia, adalah dengan parade pantun ini. Jumari menyontohkan, tahun kemarin pihaknya menggelar berbagai macam lomba terkait sastra seperti menulis cerita, berpidato, puisi, dan pantun. Jumari berharap ke depan pihaknya dapat memberikan apresiasi kembali kepada para siswa dalam peringatan yang sama.

“Kalau kita biasakan, nanti para siswa akan semakin mengenal sastra secara dekat. Setelah itu baru budaya membaca bisa dimunculkan,” imbuhnya.

Jumari berharap, pemberian ruang apresiasi juga perlu bagi anak. Menurutnya, sangat jarang siswa diberi ruang untuk mengaktualisasikan diri.

Tujuannya, lanjut dia, supaya anak menjadi percaya diri. Dengan demikian perlu adanya ruang-ruang seperti Parade Pantun ini menjadi sarana apresiasi.(enk/bow)