24 C
Semarang
Kamis, 15 Januari 2026

Kapolsek Luruskan Viral Warga Ngamuk di Ngaliyan

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kasus warga mengamuk di Wonosari Ngaliyan, yang sempat viral di media sosial. Dalam tayangan video tersebut, terlihat warga yang berseteru (ngamuk), dengan membawa senjata tajam.

Kapolsek Ngaliyan AKP Aliet Alphard membenarkan adanya peristiwa di wilayah hukumnya.

Dijelaskan, bahwa dalam rekaman CCTV yang tersebar, terlihat seorang pria mengejar ketua RW hingga keduanya sempat baku pukul dan sempat dilerai oleh warga.

“Kejadian berlangsung pada Senin malam, (29/9), sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku berinisial K marah besar, sebab ibunya jatuh saat melewati jalan yang tengah diperbaiki,” ujarnya kepada awak media, di Polsek Ngaliyan, Rabu (1/10).

Lanjut Kapolsek, bahwa kemarahan pelaku tersebut, memuncak lantaran sebelumnya sudah sering komplain soal perbaikan jalan.

Baca juga:  Pemerintah Melalui Dinsos Bagikan Ribuan Sembako

“Selain itu, pelaku juga habis minum minuman keras dari terminal tempatnya bekerja yang menyebabkan emosisnya tak terkendali,” imbuhnya.

Kasus warga mengamuk di Wonosari Ngaliyan, yang sempat viral di media sosial.

Menurut Kapolsek dari hasil penyelidikan, bahwa sebelum mendatangi ketua RW bernama Mashudi, pelaku sempat merusak jendala (kaca), rumah RT tersebut.

“Setelah itu barulah pelaku menghampiri Mashudi hingga terjadi cekcok dan pemukulan yang dilakukan oleh keduanya,” tandasnya.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada luka sajam (senjata tajam), hanya luka pukulan. Sajam yang digunakan pelaku sempat diamankan warga yang melerai keduanya.

Kapolsek juga menegaskan, meski demikian, ketua RW (Mashudi), tetap melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Ngaliyan.

“Kami mengimbau agar permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah karena pelaku dan korban masih memiliki hubungan kekerabatan. Dan adanya video viral tersebut, masyatakat (pengguna medsos), untuk cerdas menanggapi akar permasalahan yang terjadi,” pungkas AKP Aliet Alphard. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...