JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Pengamanan puncak perayaan sambut malam tahun baru 2026 di Kota Semarang, berjalan lancar, tertib dan aman, khususnya pengaturan lalulintas di setiap titik pusat keramaian.
Hal tersebut, disampaikan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi kepada JATENGPOS, di Pos Lantas Terpadu Simpang Lima Semarang, Jumat (2/1).
“Sejak libur Natal 2025, pada perayaan natal hingga malam puncak perayaan sambut tahun baru 2026, pengamanan berlangsung tertib dan aman,” ujar Kasatlantas.
Lanjutnya, tepat di malam perayaan tahun baru, tidak ada lakalantas atau pelanggaran berat yang terjadi.
“Meski di setiap titik keramaian dipadati ribuan masyarakat, khususnya di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Jalan Pahlawan dan seputaran Tugu Muda. Namun, arus lalulintas tidak mengalami kendala. Kalau tersendat menuju lokasi keramain, ya wajar karena masyarakat tertuju pada satu lokasi di beberapa pusat keramaian tersebut,” terangnya
Terkait kelancaran lalu lintas tersebut, Kasatlantas juga memberi apresiasi kepada masyarakat yang mentaati himbauan dari kepolisian.
“Imbauan untuk tidak merayakan tahun baru berlebihan dari kepolisian, didengar dan dipatuhi masyarakat, jadi bisa dibilang Kota Semarang pada puncak perayaan malam tahun baru berjalan lancar, tertib dan aman,” imbuh AKBP Yunaldi.
Kasatlantas juga menambahkan, bahwa pelanggaran lalu lintas pasti ada, namun hal tersebut telah dilakukan penanganan secara humanis dengan mengedepakan tilang ETLE.
“Pelanggaran lalu lintas pastinya ada dan hal tersebut kami tangani dengan mengedepankan cara humanis. Bagi pelanggar yang tidak mematuhi lalu lintas secara otomatif terjaring tilang ETLE. Selain itu, dari pantaun di jalan raya, tidak kami temukam konvoi sepeda motor dari masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru,” jelasnya.
Adapun puncak arus balik libur nataru, Kasatlantas juga menginformasikan, akan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu dipekan pertama tahun 2026 ini.
“Dari pantaun yang kami lakukan, untuk arus balik libur nataru di akhir pekan nanti, tidak mengalami kepadatan. Khususnya, di ruas jalan tol menuju Jakarta dan kota besar lainya di Jawa Tengah,” tandasnya.
Meski diperkirakan landai tidak terjadi kepadatan, AKBP Yunaldi menegaskan, bahwa petugas tetap siaga dan siap mengantisipasi jika terjadi lonjakan arus balik libur Nataru.
“Pada intinya, secara global pengamanan libur nataru berjalan lancar, tertib dan aman. Kami, himbau kepada seluruh masyarakat untum tetap taat mematuhi peraturan lalu lintas,” tutup AKBP Yunaldi. (ucl/rit)

