27 C
Semarang
Sabtu, 3 Januari 2026

KDMP Getasan Kabupaten Semarang Maksimalkan Potensi Sayur-sayuran

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Kepala Desa (Kades) Getasan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Suwarlan mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desanya. Lokasinya menempati tanah desa berada di pinggir jalan utama menghubungkan Kecamatan Getasan dengan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.

“Alhamdulillah pengerjaan KDMP sudah mulai berjalan, mudah-mudahan lancar hingga selesai pembangunannya di akhir bulan Januari ini. Sebagaimana diharapkan masyarakat kami yang ingin segera memanfaatkan koperasi serba guna ini,” ujarnya kepada Jateng Pos, kemarin.

Berdasarkan tinjauan di lokasi terlihat bangunan KDPM itu dibangun dengan struktur pondasi dan pengerjaan dinding yang kuat. Progres pengerjaan sudah mencapai sekitar 40 persen hingga sisa tenggat waktu ditargetkan yakni akhir Januari diperkirakan akan berhasil diselesaikan.

“Pembangunan KDMP Getasan pengerjaannya kita mengikuti ketentuan dari pemerintah bekerjasama dengan TNI yakni Kodim 0714/Salatiga dalam melaksanakan pengawasan pembangunan. Kita optimistis akhir Januari pembangunan selesai tentunya kualitasnya terbaik,” jelas Suwarlan.

Menurutnya, keberadaan KDMP nantinya semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pergerakan ekonomi kerakyatan dapat dikelola dengan baik oleh pengurus bersama warga khususnya para pedagang, petani, dan pelaku UMKM.

Baca juga:  Lima Pemancing Tewas di Dam Merah Akhirnya Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Disebutkan, masyarakat Desa Getasan sebagian besar adalah petani potensial yang menghasilkan berbagai kebutuhan masyarakat seperti sayur-sayuran, sayur organik, waluh, peternakan kelinci, pakan ternak, dan pariwisata yang berbasis alam pegunungan.

“KDMP dibangun untuk masyarakat semua akan mendapatkan azaz manfaat dari koperasi. Petani dapat membeli bibit dan pupuk di koperasi nantinya hasil panen kita pasarkan dengan harga menguntungkan petani. Azaz gotong-royong semakin meningkat dengan kerja sama saling menguntungkan,” terangnya.

Pekerja melaksanakan pengerjaan KDMP Getasan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. FOTO:MUIZ/JATENGPOS

Namun, terkait kerja sama simpan pinjam KDMP dengan para petani maupun pelaku UMKM pihaknya akan lebih lanjut mempertimbangkan secara matang. Perlu menghitung kembali kemampuan keuangan koperasi untuk menentukan usaha apa yang lebih dulu dijalankan dan dibutuhkan masyarakat.

“Usaha simpan pinjam kita kesampingkan dulu berkaitan dengan kemampuan keuangan memang tidak mudah. Pengurus nanti berembug dulu menghitung kekuatan modal, mudah-mudahan KDMP Getasan ada simpan pinjamnya. Kalau penyediaan kebutuhan pokok pasti diutamakan,” pungkasnya.

Sementara, Camat Getasan M Soni Ariwibowo menambahkan progres pembangunan KDMP di seluruh Kecamatan Getasan yang berjumlah 13 desa sudah berjalan dan dalam pengerjaan. Progres pengerjaan masing-masing KDMP sangat bagus dan maksimal.

Baca juga:  Bupati Semarang Optimistis Program ‘Genting’ Percepat Penanganan Stunting

“Dari 13 Desa di Kecamatan Getasan semua sudah berjalan. Dilihat dari progresnya sudah berjalan 50 persen, kita harapkan pembanguan selesai di akhir Januari 2026. Masyarakat dapat segera memanfaatkan dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan satu desa satu koperasi,” ujar saat ditemui di lokasi pembangunan KDMP Batur Kecamatan Getasan.

Diketahui, Desa Getasan memiliki lahan pertanian sekitar 203,03 hektar dari luas keseluruhan sekitar 260,19 Hektar. Letaknya strategis di lereng gunung Merbabu menjadikan Getasan kaya akan potensi alam yang mendukung pengembangan ekonomi dan wisata desa sekitarnya, seperti di Desa Batur dan Kopeng.

Adapun produk UMKM unggulan desa berada kawasan sejuk ini adalah olahan waluh atau labu kuning, dan olahan camilan kering dari bahan sayuran. Selain produk olahan, Desa Getasan juga memiliki kelompok kesenian tari tradisional yang terus berkembang. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...