29 C
Semarang
Minggu, 15 Maret 2026

Operasi Keselamatan Candi Polres Semarang Fokus Penindakan Preventif-Preemptive


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Polres Semarang menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di lapangan Catur Prasetya Polres Semarang, Senin (2/2/2026). Apel ini menandai dimulainya operasi kepolisian yang bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel pasukan diikuti oleh personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, mencerminkan upaya kolaboratif dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Operasi Keselamatan Candi 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat untuk Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.”

Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar memimpin apel pasukan, dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang dan pejabat utama Polres Semarang. Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Tengah menyoroti dinamika persoalan lalu lintas yang terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan pertumbuhan penduduk.

“Permasalahan lalu lintas saat ini berkembang secara dinamis. Jumlah kendaraan terus bertambah, populasi meningkat, dan kemajuan teknologi transportasi menuntut kita untuk menyesuaikan pola pengelolaan lalu lintas secara lebih adaptif,” ujar Kapolda dalam amanat yang dibacakan Kompol Erwin Chan.

Baca juga:  Kapolsek Luruskan Viral Warga Ngamuk di Ngaliyan

Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengatakan operasi keselamatan ini akan fokus pada 40% kegiatan preventif, 40% preemptive, dan 20% penegakan hukum.

“Kami juga akan menekankan pada penindakan hukum berupa ETLE untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas,” kata AKP Lingga.

Tingkat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Semarang masih menjadi perhatian serius. Di tahun 2026 ini hingga saat ini, tercatat 70 kejadian kecelakaan yang terjadi di wilayah ini, dengan 15 orang meninggal dunia. Data ini menjadi tantangan bagi aparat kepolisian dan masyarakat untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

“Angka ini memang cukup tinggi, dan kami tidak ingin melihatnya terus meningkat Kami akan terus bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas,” jelasnya.

“Mari kita bekerja sama untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Jangan menjadi bagian dari statistik kecelakaan, patuhi aturan lalu lintas,” pesannya.

Baca juga:  Graduasi Mandiri Bapak Darso Desa Mangunan Lor Kecamatan Kebonagung

Faktor utama penyebab kecelakaan adalah human error, yaitu kurangnya kehati-hatian pengendara. “Kami juga akan fokus pada perbaikan kondisi jalan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas,” tambah AKP Lingga.

Dalam operasi ini, Polres Semarang juga akan melakukan patroli gabungan dan razia di beberapa titik rawan kecelakaan. “Kami juga akan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” kata AKP Lingga.

Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 2 hingga 15 Februari 2026. Masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Semarang. “Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan kami untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib,” tandas AKP Lingga. (muz)



TERKINI


Rekomendasi

...