28 C
Semarang
Selasa, 3 Februari 2026

KDMP Tlogo Kecamatan Tuntang Diproyeksikan Jadi Kawasan Ekonomi Desa

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, tergolong cepat dari start awal pengerjaan pada akhir Desember 2025 lalu. Saat ini, bangunan sudah selesai pengerjaan dinding dan persiapan rangka atap.

Lokasi bangunan menempati tanah desa berada di pinggir Jalan Raya Tuntang-Bringin menjadi pilihan srategis dan menjanjikan KDMP nantinya dapat berkembang pesat. Terlebih titik KDMP tersebut berada di area site plane kawasan yang akan didirikan Pasar Desa Tlogo.

Kepala Desa Tlogo Supangat menyampaikan kelegaannya atas pembangun KDMP dengan progres pengerjaan sangat bagus. Sebelum itu pihak Pemerintah Desa (Pemdes) harus terlebih dahulu mengurus izin rekomendasi alih fungsi penggunaan lahan untuk program pemeritah pusat ini ke Pemkab Semarang dan BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah).

“Alhamdulillah, progres pembangunan KDMP Tlogo lancar dan bagus. Lokasinya berada di RT 04, RW 03 Dusun Dempel, persisnya di pinggir jalan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Semarang ke Grobogan. Di sini nantinya akan menjadi Kawasan Ekonomi Desa Tlogo,” ujar Supangat kepada Jateng Pos, kemarin.

Baca juga:  Pembinaan PPKBD Tingkat Kecamatan Mranggen

Menurut Supangat, lokasi yang didirikan KDMP sejak dulu direncanakan akan dibuat pasar desa. Masuk site plane kawasan terpadu penggerak ekonomi desa.

“Jadi, lokasi ini sejak awal memang untuk Pasar Desa. Namun karena anggaran tidak mencukupi sejak pandemi COVID 19 tahun 2020 lalu, sampai sekarang belum terealisasi. Alhamdulillah saat ini ada program KDMP dari pemerintah pusat, inilah yang akan penggerak perekonomian sekaligus akan merealisasikan pembangunan Pasar Desa,” jelasnya.

Disebutkan, KDMP Tlogo lebih fokus untuk gerai sembako yang dipasok dari
hasil bumi sekitar. Penjualan hasil panen setempat bekerjasama KDMP dengan azaz saling menguntungkan. Termasuk sebagai penyuplai bahan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita akan kerja sama saling mengisi. Koperasi ini milik masyarakat dan untuk masyarakat,” tandas Supangat.

Sebelum didirikan KDMP, lanjut Supangat, di dekat lokasi sudah dibangun kios sentra kuliner. Tepatnya di taman Titik Nol Tlogo berada di sebelah barat KDMP. Pembangunan infrastruktur itu untuk pemberdayaan potensi warga. Ada kios kuliner, sentra durian, dan bangunan Joglo untuk kegiatan masyarakat.

Baca juga:  Biar Tampil Percaya Diri, PKK Jawa Tengah adakan Pelatihan Public Speaking di Bandungan 

“Tentunya makanan khas Tlogo akan kita angkat seperti Gecok yang sudah terkenal. Juga durian asli Tlogo terkenal legit dan enak,” tambahnya.

Lokasi KDMP Tlogo sendiri, lanjut Supangat, memiliki sejarah cukup panjang. Dulunya, merupakan halte Kereta Api Uap pada zaman kolonial Belanda, menghubungkan hingga ke Grobogan. Tahun 1977, operasional kereta uap berhenti, dan lokasi ini kemudian menjadi sepi.

“Setelah tidak lagi ada halte lokasi yang dulu ramai jadi terbengkelai dan sepi. Kemudian dimanfaatkan untuk lokasi Kantor Desa dan pelayanan umum. Dan, adanya KDMP Tlogo kawasan ini semakin ramai, dapat meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat,” kata Supangat.

Babinsa Desa Tlogo, Serma Pratikno, mengatakan pihaknya sebagai pengawas pembangunan mendukung pengerjaan KDMP berjalan lancar dan bagus. Adanya KDMP Tlogo diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap KDMP Tlogo menjadi penggerak perekomian masyarakat dan kesejahteraan masyarakat, juga menjadi bagian melestarikan budaya dan tradisi lokal,” ujarnya. (muz)

 


TERKINI

Rekomendasi

...