JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Bau menyengat dari kontainer sampah yang berparkir di Jalan Petudungan Kota Semarang, memicu protes sejumlah warga yang mengganggu aktivitas di sekitar lokasi.
Bau sampah menyengat tersebut, diduga dari penambahan jumlah kontainer sampah dyang semula 2 unit kini menjadi 7 unit di area pemukiman tersebut.
Dari pantauan JATENG POS, Rabu (3/2/2026), lokasi kontainer sampah tersebut hanya berjarak beberapa meter dari kawasan Pecinan yang tengah direvitalisasi sebagai destinasi wisata kota.
Ashar selaku Ketua RW 3 Kelurahan Purwodinatan mengatakan, bahwa perubahan jumlah kontainer terjadi setelah TPS Karangsaru ditutup dan dipindahkan ke Jalan Petudungan Semarang tanpa musyawarah dengan warga.
“Ini sangat menggangu lingkungan sekitar,” katanya.
Lanjutnya, bahwa bau sampah sudah lama dirasakan bahkan saat kontainer masih 2 unit.
“Penambahan jumlah kontener membuat bau sampah semakin menyengat dan terkesan dibiarkan saja,” tandasnya.
Tidak saja warga, pedagang di area lokasi tersebut, juga mengeluhkan bau sampah yang semakin kuat dan mengganggu usaha mereka.
Saat di konfirmasi, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Semarang Anggie Ardhitia mengatakan, pihaknya berjanji mencari solusi dengan menambah frekuensi pengangkutan sampah.
“Kami akan mencari solusi keluhan warga dan pedagang tersebut dengan mempertimbangkan permintaan warga untuk mengurangi jumlah kontainer,” katanya.
Selain itu, pihaknya akan menambah frekuensi pengangkutan sampah dan memantau timbunan di kontainer di area lokasi tersebut. (ucl/rit)



