26 C
Semarang
Kamis, 12 Februari 2026

Satgas Ditbinmas Polda Jateng, Lakukan Edukasi Preemtif Usia Dini Hingga Warga Pasar

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Selama masa Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif dari Ditbinmas Polda Jateng terus berupaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan, di SD Bina Amal Jalan Kyai Saleh Semarang,  belum lama ini, menjadi fokus pada penanaman disiplin sejak dini bagi pelajar serta penguatan kesadaran bagi warga di sektor publik.

Para personel kepolisian hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai sahabat bagi para siswa.

Mulai dari menjadi inspektur upacara hingga interaksi langsung dengan metode bermain dan simulasi sederhana, petugas mengajak siswa memahami pentingnya penggunaan helm dan menyeberang di tempat yang aman.

​“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui interaksi dan tanya jawab yang ceria ini, kami ingin adik-adik siswa SD Bina Amal memiliki kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini agar terhindar dari risiko kecelakaan,” ujar AKP Agus Dhermawan di sela-sela kegiatan.

Baca juga:  Bu Kades Nur Arifah Siap Mundur Jika Diusung Maju Pilkada

​Tak berhenti di lingkungan sekolah, Satgas Preemtif kembali melanjutkan kegiatannya dengan menyasar keramaian di Pasar Bulu, Kota Semarang.

Dipimpin oleh Kasubsatgas Binluh AKBP Wawan Purwanto, petugas dengan ramah menyapa para pedagang, tukang parkir, hingga pengunjung pasar untuk membagikan pamflet serta memberikan imbauan kamseltibcarlantas secara langsung.

“Dengan menyentuh aspek psikologis dan edukasi, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan secara signifikan,” ujar AKBP Wawan Purwanto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari pihak pengelola pasar yang mengapresiasi atas inisiatif kepolisian yang mau terjun langsung mengedukasi warga pasar.

​​Menanggapi berbagai kegiatan preemtif tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa edukasi adalah kunci utama dalam keberhasilan operasi ini.

Baca juga:  Nilai-nilai Pancasila harus dipahami secara menyeluruh saat pandemic

​“Kegiatan Binluh di sekolah maupun di pasar tradisional merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri. Kami ingin memastikan pesan keselamatan ini menjangkau seluruh elemen masyarakat, dari anak sekolah hingga masyarakat ekonomi produktif di pasar,” tutur Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng.

​Dalama kegiatan tersebut, Polda Jateng berharap, masyarakat Jawa Tengah tidak hanya patuh karena sedang ada operasi, tetapi menjadikannya sebagai gaya hidup.

“Mari kita jaga keselamatan diri dan orang lain, karena ada keluarga yang menanti kepulangan kita dengan selamat di rumah,” pungkas Kombes Pol Artanto. (ucl/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...