30 C
Semarang
Senin, 9 Maret 2026

Gereja St Theresia Bongsari Gelar Tebus Murah Sembako Idul Fitri

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Meringankan kebutuhan warga di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri, bisa dilakukan dengan cara apa saja.

Seperti yang dilakukan oleh pengurus Gereja Santa Theresia Bongsari Semarang yang menggelar kegiatan tebus murah sembako untuk warga setempat.

Romo Paroki Santa Theresia Bongsari, Synesius Suyitna SJ mengatakan, kegiatan tebus murah sembako tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Lebaran.

“Program sosial ini, kami tujukan untuk membantu warga di lingkungan sekitar gereja agar lebih ringan dalam menyiapkan kebutuhan hari raya Idul Fitri,” katanya, di sela kegiatan berlangsung, Sabtu (7/3) lalu.

Dikatakan, paket sembako tebus murah tersebut, didistribusikan kepada warga sekitar sejumlah 450 kantong dengan nilai tebus hanya 40 persen dari nilai isi paket.

Baca juga:  Polres Salatiga Musnahkan 1.270 Knalpot Brong

“Dalam aksi sosial ini, warga dapat menebus paket sembako hanya Rp70 ribu dari harga paket seharga Rp 170 ribu,” tandas Romo Synesius.

Dijelaskan, bahwa pihak gereja tidak memberikan paket secara gratis tersebut, guna memberikan edukasi rasa tanggung jawab untuk kebersamaan.

“Kami memang tidak memberikannya secara cuma-cuma supaya warga juga merasa tetap berkontribusi. Namun harga ini tentu jauh lebih murah dibandingkan membeli di luar,” jelasnya.

Sebanyak 450 paket sembako yang berisi tujuh jenis kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, teh, kecap, mi instan, serta beberapa bahan pokok lainnya tersebut, dibagikan secara tertib denga nomor kupon.

“Penyalurannya melibatkan pengurus RT dan RW setempat agar bantuan dapat tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan,” imbuhnya.

Baca juga:  Suparto Curhat 20 Tahun Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ganjar: Selalu Nemu Problem

Romo Synesius juga menyampaikan, kegiatan sosial tersebut juga sejalan dengan semangat gereja dalam menjalani masa Aksi Puasa Pembangunan (APP), yang menekankan pentingnya solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Kehadiran gereja tidak hanya untuk umat saja, tetapi juga ingin menginspirasi masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati. Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari kebersamaan tersebut,” pungkasnya.

Tri Waluyo salah satu warga yang tengah mengantre tebus murah tersebut, mengaku senang bisa mendapatkan paket sembako dengan harga sangat murah.

“Sangat terbantu, karena harga bahan pokok dimana-mana naik. Tebus murah ini paket sembako ini hanya tebus dengan harga kurang dari separo, alhmadulilah,” katanya. (ucl/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...