29 C
Semarang
Selasa, 17 Maret 2026

Kisah Haru di Jalur Mudik Tol Semarang – Solo, Polisi Bantu Pemudik Temukan Sang Adik Setelah Berpisah 13 Tahun


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Perjalanan mudik yang seharusnya penuh kebahagiaan sempat berubah menjadi kebingungan bagi Sulaiman (37), seorang pemudik asal Bekasi. Bersama istri dan dua anaknya, ia justru terhenti di tengah ruas Tol Semarang–Solo tanpa kepastian arah, Senin (16/3/2026) pagi.

Pagi itu, sekitar pukul 08.30 WIB, Sulaiman dan keluarga tengah dalam perjalanan menuju Sruwen, Kabupaten Semarang, ia hendak bertemu sang adik yang sudah sekitar 13 tahun tidak ia jumpai.

Namun di tengah perjalanan, Sulaiman baru menyadari bahwa bus yang ditumpanginya tidak melewati jalur yang ia perkirakan. Setelah berkomunikasi dengan sang adik, ia diminta untuk turun dan dijemput menggunakan sepeda motor.

Tanpa mengetahui secara pasti lokasi yang aman, pihak bus menurunkan mereka di sekitar KM 457 ruas Tol Semarang–Solo.

Alih-alih segera bertemu keluarga, Sulaiman justru dihadapkan pada situasi yang membingungkan. Ia dan keluarganya tidak mengetahui posisi pasti mereka, sementara sang adik juga kesulitan menemukan lokasi di sisi tol tersebut.

Baca juga:  Mbak Ita Optimis Kontingen Porprov KORPRI Kota Semarang Bisa Raih Juara Umum

Selama kurang lebih 30 menit, mereka menunggu di pinggir jalan tol dengan perasaan cemas. Di tengah kebingungan itu, Sebuah mobil patroli Polres Semarang yang tengah melaksanakan patroli rutin melintas dan melihat keberadaan keluarga tersebut. saat itu Kabag Ren Polres Semarang Kompol Joko Winarno langsung menghentikan kendaraan dan menghampiri mereka.

Setelah mendengarkan penjelasan Sulaiman serta berkomunikasi dengan pihak keluarga, petugas segera mengambil langkah cepat. Demi keselamatan, Sulaiman beserta istri dan kedua anaknya dievakuasi dan dibawa ke Polsek Tengaran untuk menunggu penjemputan di tempat yang lebih aman.

“Kami melihat ada keluarga yang tampak kebingungan di pinggir jalan tol saat patroli. Setelah kami tanyakan, ternyata mereka pemudik yang salah turun. Untuk keamanan, kami bawa ke Polsek Tengaran sambil menunggu dijemput keluarga,” ujar Kompol Joko.

Baca juga:  Pesan Bupati Semarang: Tegakkan K3, Minimalisir Kecelakaan Kerja

Tidak berselang lama, sang adik akhirnya tiba di Polsek Tengaran, Sulaiman pun tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh pihak Kepolisian.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak Polisi yang sudah membantu saya dan keluarga. Tadi kami benar-benar bingung dan khawatir, apalagi membawa anak-anak di pinggir tol” ungkap Sulaiman.

Menanggapi kejadian tersebut, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa kehadiran Polri di jalur mudik tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat.

“Sudah menjadi kewajiban kami (anggota Polri), untuk hadir memberikan rasa aman dan membantu masyarakat, khususnya para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan. Kepada seluruh masyarakat apabila membutuhkan bantuan, segera hubungi atau datangi petugas kepolisian yang bertugas di sepanjang jalur mudik,” ujar Kombes Pol Artanto. (ucl/rit)




TERKINI


Rekomendasi

...