Kolaborasi Institusi Gelar Edukasi Cegah Tawuran dan Gangster


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kecamatan Gayamsari bersama unsur TNI-Polri, sekolah, pemerintah kelurahan, serta para orang tua menggelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja (Tawuran dan Gangster) di Gedung Graha Indra Bhakti, Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari, Kota Semarang, belum lama ini.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut diikuti sekitar 14 remaja yang pernah terlibat tawuran maupun kelompok gangster. Selain itu, hadir pula orang tua, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta perwakilan sekolah dari berbagai wilayah di Kota Semarang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Camat Gayamsari Yoga Tantomo, S.STP, Kapolsek Gayamsari Kompol Yuna Ahadiyah, SH, Danramil 04 Gayamsari Mayor Inf Adi Prabowo, para kepala sekolah, serta jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Kapolsek Gayamsari Kompol Yuna Ahadiyah mengingatkan bahwa sebagian remaja yang mengikuti kegiatan tersebut sebelumnya pernah diamankan karena terlibat gangguan ketertiban umum, konsumsi minuman keras, maupun tawuran.


Baca juga:  Fathan Subchi membangun komunikasi batiniyah dengan rakyat

Kapolsek juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital yang kerap menjadi pemicu konflik antar kelompok remaja.

“Pastikan anak-anak sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB. Selain itu, orang tua perlu mengetahui aktivitas media sosial anak karena banyak ajakan tawuran maupun tantangan antar kelompok yang berawal dari dunia maya. Pengawasan dan pembinaan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi muda,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Deklarasi Pembubaran Gangster yang menjadi simbol tekad untuk meninggalkan perilaku menyimpang serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang remaja.

Baca juga:  Sukses Raih Wahana Tata Nugraha 2024, Ini Progam Dijalankan Pemkab Semarang

Ditegaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif sekaligus bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Pencegahan kenakalan remaja tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar anak-anak kita terhindar dari kekerasan, memiliki masa depan yang lebih baik, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 04 Gayamsari Mayor Inf Adi Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan wujud kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap generasi muda.

“Yang sudah terjadi biarlah menjadi pelajaran. Yang belum terjadi jangan sampai terulang. Hari ini adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan menjadi lebih baik,” pesannya. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...