Perkuat Kolaborasi, BNNP Jateng Wujudkan Benteng Melawan Narkoba


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Perang melawan narkoba tidak cukup mengandalkan penindakan. Pencegahan harus hadir di tengah keluarga, desa, dan lingkungan masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam road show P4GN Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Drs. Edi Swasono, di Kabupaten Grobogan, belum lama ini.

Dalam kunjungan sehari, Brigjen Edi Swasono bersama jajaran memperkuat sinergi dengan TNI-Polri, memberikan pembekalan kepada Bhabinkamtibmas, menyalurkan bantuan sosial, serta mengunjungi layanan rehabilitasi IPWL Al-Ma’la.

Di Kodim 0717/Grobogan, Kepala BNNP Jateng, menyerahkan penghargaan kepada Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf. Wefri Sandiyanto sebagai apresiasi atas dukungan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/10/2026), Brigjen Edi Swasono menerangkan, penguatan kolaborasi menekankan pentingnya peran aparat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk melakukan edukasi, deteksi dini, serta menghubungkan warga dengan layanan penanganan narkotika.

Baca juga:  Dinlutkan Pemkab Demak Bantu Bangun Jalan Produksi di Areal Pertambakan

“Bhabinkamtibmas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga mampu mengedukasi warga, mengenali potensi kerawanan, mendorong deteksi dini, dan menghubungkan masyarakat dengan layanan yang tepat,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa persoalan narkotika telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Berdasarkan data yang dipaparkannya, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada 2025 mencapai 2,11 persen atau sekitar 4,15 juta jiwa. Di Jawa Tengah tercatat 1,3 persen atau sekitar 195.000 jiwa.

“Jangan sampai kita menunggu hingga anak-anak kita menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui kepedulian keluarga, sekolah, dan masyarakat,” tegasnya.

Selain penguatan aparat, road show juga diwujudkan melalui aksi sosial. Sebanyak 60.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di enam desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Grobogan. Bantuan kursi roda juga diberikan kepada seorang anak penyandang disabilitas.

Baca juga:  Sosok Uda Awal Tak Lulus SD, Sukses Kembangkan Kuliner Padang Chaniago

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke IPWL Al-Ma’la. BNNP Jawa Tengah menegaskan bahwa penanganan narkotika tidak hanya berbicara mengenai pemberantasan jaringan, tetapi juga memastikan korban penyalahgunaan mendapatkan akses rehabilitasi.

Rangkaian road show tersebut memperlihatkan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan pertahanan bersama dari hulu hingga hilir—mulai dari sinergi TNI-Polri, penguatan aparat di tingkat desa, kepedulian sosial, hingga rehabilitasi.

“Kolaborasi tersebut, kami harapkan semakin memperkuat P4GN di Kabupaten Grobogan serta daerah lainya dan mendukung target Jawa Tengah Zero Prevalensi Tahun 2045,” pungkasnya. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...