JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-86 Tingkat Kabupaten Semarang di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (28/10/2026).
Pengibaran Sang Saka Merah Putih yang dilakukan dengan disiplin dan tegap menjadi puncak kekhidmatan upacara.
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Sekretaris Daerah Valeanto Sukendro, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan peserta dari unsur pelajar, mahasiswa, ASN, dan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Semarang.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Dalam amanatnya, Bupati menekankan pentingnya peran vital generasi muda dalam menjawab tantangan zaman dan membawa kemajuan bagi bangsa.
Pemuda dituntut untuk tidak hanya siap bersaing, tetapi juga memiliki keteguhan moral dan rasa empati yang tinggi.
”Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya sekaligus mengulurkan tangan bagi sesamanya,” tegas Bupati H. Ngesti Nugraha saat menyampaikan pesan Menpora di hadapan seluruh peserta upacara.
Pesan tersebut menjadi ajakan kuat bagi para pemuda di Kabupaten Semarang untuk terus bekerja keras, mengasah potensi diri, serta berani mengambil posisi kepemimpinan di era perubahan tanpa melupakan nilai-nilai gotong royong dan persatuan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86 ini juga menjadi ajang apresiasi bagi pemuda-pemudi berprestasi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Semarang.
Usai rangkaian upacara utama, Bupati Semarang bersama Wakil Bupati Hj. Nur Arifah, jajaran Forkompimda, dan Sekda Valeanto Sukendro menyerahkan piala serta penghargaan kepada para pemenang dari berbagai bidang lomba dan kejuaraan.
Salah satu raihan yang paling membanggakan datang dari Karang Taruna Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, yang sukses menyabet gelar sebagai Juara Terbaik Kedua Tingkat Nasional. Organisasi kepemudaan yang berada di lereng Gunung Merbabu itu patut berbangga.
Ketua Karang Taruna Manggihan yang menerima penghargaan secara langsung tampak haru. Prestasi ini diraih berkat berbagai inovasi sosial yang mereka jalankan, mulai dari pengelolaan bank sampah dusun, pemberdayaan UMKM olahan susu dan sayur organik, hingga gerakan pendampingan anak putus sekolah.
“Ini bukti bahwa pemuda desa tidak kalah hebat. Dari desa di ujung Getasan, kami bisa mengharumkan nama Kabupaten Semarang di tingkat nasional. Ini kado untuk Hari Sumpah Pemuda,” ujar Ngesti bangga.
Bupati berharap prestasi Karang Taruna Manggihan menjadi pemicu dan inspirasi bagi Karang Taruna desa-desa lain di 19 kecamatan se-Kabupaten Semarang untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (muz)








