Artikel Kedua Snowball Throwing Tingkatkan Minat Belajar Peserta Didik




Seiring dengan perkembangan zaman khususnya pada dunia pendidikan di Indonesia, tenaga pendidik berlomba-lomba mencari dan menerapkan metode pembelajaran yang tepat untuk peserta didik. Adanya kurikulum yang berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman membuat tenaga pendidik sudah semestinya melakukan inovasi dan berpikir kreatif dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Tujuannya agar peserta didik lebih mudah memahami materi dan lebih aktif saat kegiatan pembelajaran dilaksanakan. Tentunya ini menjadikan tantangan tersendiri untuk tenaga pendidik pada masa sekarang dan masa yang akan datang.

Pada pembelajaran kali ini tenaga pendidik akan mencoba menggunakan metode snowball throwing. Snowball throwing adalah metode pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa untuk membuat pertanyaan dalam kertas berbentuk bola salju yang nantinya dilemparkan kepada temannya dan dijawab (Riastini et al. 2014). Dalam praktik pembelajaran menggunakan metode snowball throwing, peserta didik diharapkan aktif, cepat, dan berpikir kritis terhadap materi yang disampaikan oleh tenaga pendidik. Tenaga pendidik juga harus menguasai materi yang akan disampaikan melalui teori maupun secara praktiknya.

Pada kesempatan kali ini pembelajaran dengan menggunakan metode snowball throwing akan diterapkan pada pelajaran matematika untuk peserta didik Kelas 3 SD N Girijoyo. Sebelum memulai pembelajaran, tenaga pendidik memimpin doa terlebih dahulu agar pembelajaran berjalan lancar sesuai dengan keinginan.  Diawal pembelajaran tenaga pendidik menjelaskan secara detail tentang materi dan metode yang akan digunakan. Lalu, bahan untuk praktik metode snowball throwing dipersiapkan terlebih dahulu. Setelah itu, tenaga pendidik membagi kelas menjadi 2  kelompok. Tenaga pendidik membagi kertas yang sudah terbentuk menjadi seperti bola salju ke setiap peserta didik. Kertas yang dibagikan tersebut berisi soal matematika operasi perkalian bilangan bulat yang berbeda-beda antar peserta didik. Setelah peserta didik berhadapan satu sama lain, kertas berbentuk bola salju lalu dilempar dari kelompok A ke B, begitupun sebaliknya. Setelah peserta didik mendapatkan kertas dari kelompok lain, masing-masing menulis jawaban dari soal yang telah ada dikertas dengan waktu 45 detik.  Setelah selesai, tenaga pendidik mengecek jawaban dari peserta didik. Kelompok yang menjawab soal benar paling banyak menjadi pemenang. Metode ini diulang-ulang sampai peserta didik paham mengenai soal matematika operasi perkalian bilangan bulat. peserta didik diacak kembali menjadi kelompok A dan B sehingga lebih variatif. Pembelajaran pun berjalan seru dan peserta didik senang dengan metode snowball throwing yang diajarkan oleh peserta didik.

Baca juga:  Api Sudah Padam Damkar Lakukan Pendinginan Di Luasan Lahan 2 Hektare

Peserta didik pada pertemuan pertama pelajaran matematika operasi perkalian menggunakan metode snowball throwing sangat antusias karena menggunakan metode baru sehingga peserta didik tidak merasa bosan. Metode ini akan diterapkan kembali dipertemuan selanjutnya agar tenaga pendidik mengetahui bahwa peserta didik memahami dan menguasai pelajaran matematika operasi perkalian. Pada pertemuan selanjutnya dengan cara yang sama, tentunya dengan akhir yang berbeda. Peserta didik sudah menguasai dan memahami operasi perkalian bilangan bulat.

Pada akhirnya, tujuan pembelajaran menggunakan metode snowball throwing tercapai. Peserta didik Kelas 3 SD N Girijoyo menjadi peserta didik yang aktif, berpikir kritis, dan mampu berpikir cekatan. Metode snowball throwing merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik sehingga tenaga pendidik merasa terbantu dalam penyampaian materi kepada peserta didik.

Baca juga:  Pastikan Pemkot Siap Jaga Kamtibmas

Oleh : Siti Zuhroh,S.Pd.

Guru SDN Girijoyo,Wilcambidik Kemiri Kab.Purworejo




TERKINI




Rekomendasi

...