28 C
Semarang
Rabu, 21 Januari 2026

Pengungsi Sulap Pakaian Bekas jadi Bantal Tidur

JATENGPOS. CO. ID, KUDUS-Bantuan pakaian layak pakai dari para dermawan untuk warga terdampak banjir, telah menumpuk di sebuah bangunan kantong parkir Gedung Graha Mustika turut Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kudus.

Pemandangan tersebut pun menyita perhatian, sehingga muncul ide agar dibuat sebuah bantal. Mengingat di posko pengungsian tidak disediakan bantal maupun alas kepala lain untuk tidur.

Kepala Desa Getas Pejaten, Kusnadi menuturkan, bermula dari keluhan warga yang mengungsi soal ketidaknyamanan saat tidur karena tidak ada bantal. Tiba-tiba ada yang mengusulkan, agar membuat bantal dari pakaian pantas pakai yang telah menggunung di kantong pakir.

‘’Usulan itu pun langsung ditanggapi pengungsi lain yang bisa menjahit pakaian. Disusul ada pihak yang bersedia menyuplai isi bantal dari limbah bahan kaos kaki,’’ kata Kusnadi, Sabtu kemarin.

Baca juga:  Kebaktian Natal di Gereja Blenduk, Samuel Wattimena ajak Umat Kristiani Empati Bencana

Sambungnya, untuk membuat bantal dari bantuan pakaian layak pakai itu, disediakan beberapa mesin jahit. Para pengungsi juga antusias memilih pakaian yang bisa dimanfaatkan menjadi bantal.

‘’Mereka sangat antusias dan mengerjakannya sama-sama. Jadi ada yang menjahit adan yang memilah pakaian layak pakai itu,’’ imbuhnya.

Pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Disnakerperinkop UKM Kudus untuk peminjaman mesin jahit. Menurutnya, semakin banyak mesin, akan mempercepat proses pembuatan bantal untuk para pengungsi.

‘’Jumlahnya (bantal) nanti disesuaikan dengan jumlah pengungsi yang ada,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

John Herdman Perlu Belajar dari Guus Hiddink

Drama Pahit Keluarga Beckham

Ancaman Serius The Reds

Rekomendasi

...