27.6 C
Semarang
Sabtu, 9 Mei 2026

Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Ngalap Berkah Topo Bisu 




JATENGPOS. CO. ID, SOLO – Tradisi malam 1 Suro je 1958 kembali digelar Pura Mangkunegaran Solo, Minggu (7/7/2023) malam. KGPAA Mangkunegara X memimpin jalannya prosesi upacara dan jalannya kirab dipimpin oleh GPH Paundra Karna.

Sekitar pukul 19.20 wib, diawali dengan perintah dari KGPAA Mangkunegara X dan mempersiapkan 5 pusaka jenis tombak yang akan dibawa kirab juga satu kotak senjata pusaka.

“Tahun ini kirab akan dilaksanakan jalan lebih jauh melintasi jalan Slamet riyadi,” ungkap MN X.

Sejumlah tokoh ikut hadir mengikuti prosesi dan topo bisu mengelilingi tembok Pura Mangkunegaran, yakni Kaesang Pangarep dan istrinya Erina Gudono, putri Ketua DPR Puan Maharani Pinka Haprani, Aria Bima dan putrinya Sukma Putri Maharani, juga sejumlah tokoh lainnya mengikuti prosesi di Pura Mangkunegaran.

Baca juga:  Air Mata Sukri Berkat Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Ahmad Luthfi

Seluruh peserta kirab mengenakan baju kejawen jangkep berwarna hitam. Selama mengikuti kirab, semua peserta berjalan tanpa alas kali dan tidak ada yang berbicara (topo bisu).

Pada kirab pusaka malam 1 Suro Pura Mangkunegaran mengambil rute dari gerbang utama Pura Mangkunegaran menuju jalan Slamet Riyadi, belok CIMB Niaga jalan Kartini, mengitari tembok Pura Mangkunegaran lurus melalui Jalan Slamet Riyadi dan belok Ngarsopuro kembali ke Pura Mangkunegaran.

Usai melakukan topo bisu dilakukan prosesi sebar udik udik dan air kembang, yang dinanti-nanti warga masyarakat yang memenuhi Pura Mangkunegaran.

Juga dilakukan rebutan Udik-udik dan air kembang memiliki makna bagi-bagi rezeki.

Air bunga yang menjadi rebutan masyarakat bukan bekas untuk memandikan pusaka. Karena air bekas cucian dari pusaka bisa jadi beracun karena terbuat dari besi.

Baca juga:  Banjir Semarang Mulai Mengering, Upaya Penanganan Terus Berlanjut

Air dari sumber mata air di sini sendiri. Air dikumpulin terus ditaburi bunga dan didoakan.

Sementara itu, kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta digelar malam yang sama mulai pukul 21.00 malam, diawali dengan wilujengan. Juga dengan prosesi kirab topo bisu mengelilingi tembok keraton Kasunanan Surakarta dengan kerbau Kyai Slamet dan sejumlah pusaka. (dea/jan)




TERKINI




Rekomendasi

...