



JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG- Jebolnya tembok pembatas laut pelabuhan Tanjung Mas Semarang sepanjang 20 meter Jumat 24 Mei 2025, membuat pihak terkait berjibaku melakukan penambalan sementara. Agar limpahan air laut yang membanjiri area pelabuhan tidak semakin parah.
Sabtu, 24 Mei 2025 Tim teknis meloalisir dengan pemasangan barikade sementara dan penguatan struktur penahan. Tembok pembatas sepanjang 20 meter yang jebol mengakibatkan air langsung masuk ke area pelabuhan tepatnya sekitar Pos 1. Jalan Usman Janatin dari Pos I hingga kantor kepanduan pun tergenang air laut.
Pantauan di lokasi tembok jebol Sabtu pagi memperlihatkan air rob yang sudah tidak melebihi batas sehingga tidak luber. Karung-karung berisi air juga terlihat berjajar di bekas tembok pembatas yang jebol.
Pelindo terus berkoordinasi dengan KSOP dan BMKG guna memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas pelabuhan. Hardianto General Manager Pelindo Cabang Tanjung Emas, menyebut Pelabuhan Tanjung Emas tetap siaga 24 jam dan menyiapkan skenario darurat jika kondisi cuaca kembali memburuk dalam beberapa hari ke depan. Dia juga menegaskan peristiwa itu tidak berpengaruh ke aktivitas pelabuhan. (Foto: Prast.wd/Jateng Pos)



