29.4 C
Semarang
Jumat, 3 April 2026

Gubernur Jateng Tanggung Penuh Pemulangan Korban Kecelakaan Tol Krapyak 15 Orang Tewas 




JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menanggung seluruh proses pemulangan korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin dini hari, 22 Desember 2025.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat menyambangi keluarga korban di kamar jenazah RSUP dr Kariadi, Kota Semarang, Senin, 22 Desember 2025. Pemprov Jateng bertanggung jawab penuh mulai dari proses identifikasi, pengangkutan jenazah, hingga pengawalan ambulans ke rumah duka masing-masing korban.

“Penanganan kecelakaan ini memang menjadi kewenangan kepolisian. Namun, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan seluruh korban meninggal dunia ditangani dan dipulangkan oleh Pemprov Jawa Tengah, termasuk pengawalan sampai ke rumah duka,” ujar Luthfi.

Baca juga:  Pameran Lukisan Kelompok 5 Rupa 'Journey 2' di Hotel Aruss, Mbak Ita: Inspirasi Kebangkitan Seniman

Ia menegaskan, seluruh korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi akan difasilitasi ambulans dan mendapat pengawalan hingga tiba di daerah asal.


Selain penanganan korban meninggal, Pemprov Jateng juga memastikan perawatan korban luka berjalan optimal. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah diterjunkan untuk mendampingi proses penanganan medis terhadap para korban yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

“Untuk korban luka yang saat ini menjalani perawatan, dinas kesehatan turun langsung memastikan pelayanan medis berjalan maksimal,” katanya.

Gubernur Ahmad Luthfi turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga para korban yang meninggal husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

Baca juga:  Mbak Ita Resmikan Co-working Space BRIN

Sebagai informasi, kecelakaan melibatkan bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengangkut 34 penumpang dengan rute Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta. Bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan terguling sekitar pukul 00.30 WIB.

Hingga Senin siang, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang, sementara 18 penumpang lainnya masih menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi, RS Columbia Asia, serta RSUD dr Adhyatma MPH (RS Tugu Semarang). (*)




TERKINI




Rekomendasi

...

Ahmad Luthfi: Titip Jabatan Saya Coret!

Gubernur Resmikan Embung Karangjati

Tawarkan Hunian Berkelas Tipe Kolonial Modern

Ini Polemik Pembangunan The Sato Hotel Kudus