JATENGPOS. CO. ID, REMBANG – Sebanyak 22 penghafal Quran menerima penghargaan (bisarah) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pada Haflah XI Khotmil Quran wal Kutub Pondok Pesantren Kauman Lasem, Rembang, pada Minggu, 4 Januari 2025.
Bisarah dari APBD Provinsi Jawa Tengah tersebut, diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen.
Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengatakan bisarah diberikan sebagai bagian dari hadiah Pemprov Jateng kepada para penghafal kitab suci.
“Meskipun APBD tahun ini berkurang, alhamdulillah Pemprov tetap dapat mengalokasikan bisarah sebagai hadiah untuk para penghafal ini,” kata Gus Yasin.
Pada kesempatan itu, Wagub juga menyampaikan pesan tentang peran penting Al Quran dalam kehidupan bermasyarakat.
Harapannya, pemberian penghargaan kepada para penghafal Quran akan membawa keberkahan bagi penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Jawa Tengah.
Kepada para santri, Gus Yasin juga mengingatkan agar jangan langsung berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Terlebih, di Indonesia, luar biasa memberikan kesempatan dan kemudahan untuk belajar Al Quran.
“Teruslah belajar dan menjaga hafalannya, misalnya dengan meneruskan sanad S1. Apalagi katanya di sini juga akan dibuka S2,” kata Gus Yasin.
Pemberian bisyaroh berupa tali asih senilai satu juta rupiah per orang, merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi – Taj Yasin.
Tali asih tersebut, diberikan kepada warga di Jateng, yang dapat menunjukkan kemampuannya dalam menghafal kitab suci agama masing-masing.
Selama tahun 2025, sebanyak 1.041 santri pengharal Quran telah menerima manfaat bisarah ini.
Pemerintah Provinsi Jateng sendiri, mengalokasikan lebih dari Rp 1 miliar lebih untuk tahun 2025.
Peringatan Haflah XI disambut meriah oleh orang tua santri dari berbagai daerah di tanah air. Pemimpin Ponpes Kauman Lasem KH M Zaini Ahmad Ma’shum mengatakan ada sebanyak 321 santri yang melaksanakan haflah kali ini.
Hadir juga pada acara tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Pimpinan Ponpes Tegalrejo KH Yusuf Chudlori, para habaib serta ulama dari berbagai daerah. (rit)

