28 C
Semarang
Sabtu, 21 Maret 2026

Ledakan Rumah di Tambakrejo Semarang, Satu Anak Meninggal Dunia




JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Sebuah ledakan terjadi di rumah warga Kampung Pondok RW 09, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Peristiwa tersebut menewaskan seorang anak serta menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Gilang (9). Sementara dua korban luka lecet masing-masing Rela (25) dan Rondiyah (50). Saat kejadian, sebagian anggota keluarga berada di dalam rumah ketika suara ledakan keras terdengar dari bagian tengah bangunan. Ledakan disertai kepulan asap, namun tidak menimbulkan kobaran api.

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian warga masih beraktivitas di sekitar lingkungan. Tiba-tiba terdengar dentuman kuat yang membuat warga panik. Atap rumah dilaporkan roboh dan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah.


Baca juga:  KUA-PPAS APBD Disepakati, Program Prioritas Pemprov Jateng 2026 Swasembada Pangan

Laporan warga segera diteruskan ke petugas, dan aparat dari Polsek Gayamsari tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Selanjutnya tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP guna memastikan penyebab ledakan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban Gilang ditemukan di ruang tengah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka berat yang diduga akibat dampak ledakan. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang untuk penanganan lebih lanjut. Garis polisi telah dipasang di sekitar rumah guna kepentingan penyelidikan.

Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan juga menyebabkan atap rumah ambrol, genteng berserakan, serta bangunan toko kelontong di bagian depan rumah mengalami kerusakan. Nilai kerugian material masih dalam pendataan.

Baca juga:  Hendi Pantau Distribusi BLT Minyak Goreng Untuk PKL dan Warung di Semarang

Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan kepolisian, mulai dari pengamanan lokasi, pendataan saksi, hingga koordinasi dengan tim Gegana dan Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk pemeriksaan lanjutan.

Hasil pendalaman sementara mengarah pada dugaan adanya bahan petasan yang disimpan di dalam rumah. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber pasti ledakan.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa satu korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan, serta memastikan lokasi telah diamankan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan maupun merakit petasan secara mandiri karena berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain. (ucl)




TERKINI




Rekomendasi

...