GELATIK, KUATKAN PEMBELAJARAN DIGITAL DI SD N 2 SUKOMULYO


JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG- Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam dunia Pendidikan, terutama dalam cara institusi Pendidikan dikelola dan dipimpin.

Transformasi ini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga menyangkut perubahan paradigma dalam kepemimpinan Pendidikan.

Pemimpin sekolah dituntut untuk mampu mengelola perubahan yang kompleks, mengintegrasikan teknologi secara strategis, serta menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepemimpinan pendidikan di era digital tidak lagi berorientasi pada administrasi semata, melainkan pada kemampuan membangun misi inovatif dan mendorong kolaborasi di antara seluruh warga sekolah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa literasi digital menjadi kompetensi penting bagi pemimpin pendidikan dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis. Namun realita di lapangan terdapat beberapa tantangan yang muncul. Tantangan utama adalah adaptasi guru terhadap teknologi baru, sehingga proses adaptasi dalam mengaplikasikan TIK dalam pembelajaran membutuhkan waktu dan pelatihan lebih lanjut. Penulis mengambil sejumlah Langkah yaitu dengan melaksanakan program GELATIK di SD N 2 Sukomulyo.

GELATIK merupakan kepanjangan dari Gerakan Belajar TIK bagi guru dan siswa. Peserta GELATIK merupakan guru SD N 2 Sukomulyo yang terdiri dari 6 guru kelas dan 2 guru mapel. Narasumber kegiatan ini yaitu kepala sekolah dan guru SD N 2 Sukomulyo yang memiliki kecakapan digital dalam menggunakan TIK dan pernah mengikuti pelatihan membuat bahan ajar berbasis digital.

Baca juga:  Intervensi Kasus HIV/AIDS di Jateng, Pemprov Bakal Sediakan Kantor Sekretariat Bersama

Langkah yang penulis lakukan dalam melaksanakan program GELATIK yaitu memulai dengan identifikasi kebutuhan guru, siswa, dan orang tua siswa melalui wawancara dan angket. Setelah mengidentifikasi kebutuhan selanjutnya membentuk tim digitalisasi yang terdiri dari guru-guru yang memiliki kecakapan teknologi. Tim ini bertugas Menyusun program dan merancang kegiatan.

Supaya program GELATIK dapat berjalan lancar, maka diadakan sesi pelatihan bagi guru-guru melalui komunitas belajar tentang penggunaan Canva for Education, gemini AI, Google Workspace for Education serta teknik inovatif dalam mengintegrasikan teknologi di kelas. Sebagai pemimpin, saya turut serta dalam peningkatan kapasitas teknologi dengan mengikuti program Google Master Trainer dan Gemini Academy yang diselenggarakan oleh Revo dan lulus sebagai Google Master Trainer Level 2 dan Pendidik Bersertifikasi Gemini. Selain itu saya menjadi duta canva 2026, sehingga memperkuat pemahaman saya tentang teknologi pendidikan dan membantu dalam memimpin transformasi digital di sekolah. Berikutnya guru-guru berinovasi membuat rencana pembelajaran inovatif dengan mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran yang dilakukan.

Media digital yang digunakan guru dalam penerapan praktik inovatif merupakan media yang dibuat oleh guru sendiri dengan menggunakan berbagai platform seperti canva, kahoot, wayground, gemini canvas, dan aplikasi lainnya. Selanjutnya, guru dan siswa berbagi hasil karya dan praktik baik sebagai bagian dari budaya belajar bersama. Hasil karya guru dan siswa dipamerkan melalui google sites milik SD N 2 Sukomulyo. Proses dilanjutkan dengan mengajak guru berefleksi melalui coaching yang humanis dan konstruktif. Hasil refleksi digunakan untuk merencanakan tindak lanjut, sehingga inovasi pembelajaran berbasis TIK dapat terus disempurnakan. Pada tahap akhir mengukur dampak dilakukan untuk melihat perubahan pada kualitas pembelajaran, kompetensi guru, dan keterlibatan siswa.

Baca juga:  SMP Negeri 44 Semarang Gelar Demokrasi dan Bakti Sesama

Dampak dari program GELATIK yaitu pembelajaran terasa penuh antusias, siswa telah aktif dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran berbantuan teknologi yang sesuai dengan harapan generasi alfa. Transformasi kepemimpinan berbasis teknologi digital juga berdampak pada peningkatan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran. Guru mulai mengembangkan berbagai media pembelajaran digital yang inovatif serta menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif. Penggunaan teknologi mendorong guru untuk mengeksplorasi pendekatan baru yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa. Kreativitas guru menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Kondisi ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang mendukung inovasi mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, program GELATIK terbukti efektif dalam mendukung kurikulum Merdeka melalui pengembangan literasi digital. Melalui program GELATIK menunjukkan bahwa dengan visi yang jelas, dukungan teknologi yang tepat, dan kolaborasi yang kuat, sekolah dapat mewujudkan pembelajaran yang lebih berkualitas bagi siswa. (*)



TERKINI

Rekomendasi

...