Matangkan Persiapan MTQ Nasional XXXI, Provinsi Jateng Targetkan Tembus Tiga Besar


JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Semarang. Sejumlah persiapan teknis terus dikebut menjelang kedatangan kafilah dari 38 provinsi di Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan, secara umum kesiapan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI sudah berada pada tahap akhir. Dari 12 venue yang disiapkan, progresnya kini mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.

“Hari ini kita check in finalisasi terkait pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah 2026. Alhamdulillah laporan progresnya sudah bagus semuanya,” ujar Taj Yasin, usai kegiatan rapat akhir persiapan, di gedung Grandhika Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026).

Menurut Taj Yasin, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kedatangan para kafilah. Sebagian besar peserta diperkirakan transit terlebih dahulu di Jakarta sehingga potensi keterlambatan penerbangan perlu diantisipasi.

Pemprov Jateng, telah berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura dan maskapai penerbangan. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Garuda Indonesia untuk memastikan kelancaran mobilitas para kafilah menuju Jawa Tengah.

“Kita perlu mengantisipasi keterlambatan kedatangan kafilah. Kita berharap tidak ada kendala, tetapi itu tetap perlu kita antisipasi,” katanya.

Terkait kehadiran pejabat negara, sejumlah kementerian telah mengonfirmasi kehadiran. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Kementerian Agama. Sementara kepastian kehadiran Presiden masih dalam proses koordinasi pemerintah pusat. Wakil Presiden juga disebut telah terkonfirmasi.

Baca juga:  Dibuka! Pendaftaran Denok-Kenang 2022

Selain persiapan menuju sukses penyelenggaraan, Jawa Tengah memasang target prestasi. Sebagai tuan rumah, kontingen Jateng ditargetkan mampu menembus tiga besar pada MTQ Nasional XXXI.

“Target kita yang pertama adalah sukses pelaksanaan MTQ ke-31 ini, memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah. Yang kedua, dari ajang tersebut, kita targetkan paling tidak masuk tiga besar,” ujar Taj Yasin.

Kontingen Jawa Tengah sendiri berjumlah 67 kafilah yang telah melalui proses seleksi dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Taj Yasin meminta seluruh peserta terus menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pelatih menjelang kompetisi.

Selain aspek perlombaan, pelaksanaan MTQ Nasional XXXI juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Sekitar 2.600 orang diperkirakan terlibat dalam pergerakan kegiatan selama penyelenggaraan.

Pemprov Jateng menyiapkan berbagai kegiatan pendukung, mulai dari job fair, UMKM hingga agenda seni dan budaya. Para kafilah juga akan ditawarkan paket kunjungan wisata di Kota Semarang dan daerah sekitarnya.

“Kita tawarkan kepada kafilah yang mau berwisata di Semarang dan sekitarnya. Kita sediakan titik-titik kumpul untuk mereka berwisata,” pungkas Taj Yasin.

Pemerintah berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu menggerakkan sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi lokal selama MTQ berlangsung.

Baca juga:  Harga Kebutuhan Pokok Masih Aman

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad memastikan persiapan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI telah mencapai 100 persen. Panitia juga menyiapkan majelis kode etik untuk memastikan seluruh perlombaan berjalan sesuai ketentuan.

“Insyaallah sudah 100 persen. Kami juga menyiapkan majelis kode etik, barangkali dibutuhkan. Tetapi kita tidak berharap itu terjadi,” ujarnya.

Kedatangan para tamu dan kafilah dari seluruh provinsi dijadwalkan mulai 11 September hingga 20 September 2026. Tahun ini, MTQ Nasional juga menghadirkan agenda baru berupa eksibisi bagi penyandang disabilitas sensorik tuli.

Program tersebut menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan MTQ. Meski masih berstatus eksibisi, Kementerian Agama berencana mengembangkannya menjadi salah satu cabang lomba resmi pada MTQ mendatang.

“Ini untuk memberikan penguatan kepada teman-teman penyandang disabilitas bahwa mereka juga punya ruang di dalam MTQ,” katanya.

Eksibisi tersebut diikuti peserta dari sejumlah provinsi yang telah menyatakan kesiapan. Untuk tahap awal, sebanyak 24 peserta disiapkan mengikuti agenda tersebut.

MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan antardaerah sekaligus menggerakkan ekonomi dan pariwisata Jawa Tengah. (ucl)


TERKINI

Rekomendasi

...

Wali Kota Temukan Saluran Air Tersumbat

PKK Jawa Tengah : Food Waste Management...

Ahmad Luthfi Diserang Isu Sambo, BEP :...

Tawarkan Hunian Berkelas Tipe Kolonial Modern

Konser Musik Sing Guyub Fest 2023 Hadir...