JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG— Musyawarah Daerah (Musda) III Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa Jawa Tengah, menetapkan Gouw Ivan Siswanto, S.H., M.Th., M.M. sebagai Ketua Perhimpunan INTI Pengurus Daerah Jawa Tengah Masa Jabatan 2026–2030.
Gouw Ivan Siswanto terpilih secara aklamasi dalam Musda III yang digelar di Sekretariat Perhimpunan INTI Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 6 Oktober 2026.
Dukungan terhadap Gouw Ivan Siswanto datang dari para Pengurus Cabang Perhimpunan INTI dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah. Dukungan tersebut antara lain disampaikan mewakili Pengurus Cabang lainnya oleh Kristijani Kirana, Ketua PC Perhimpunan INTI Kabupaten Banyumas, serta Sielvy Megawaty, S.Pd., Ketua PC Perhimpunan INTI Kota Semarang secara bulat mendukung Ivan menjadi Ketua.
Musda III diikuti oleh unsur Pengurus Daerah Jawa Tengah serta 10 Pengurus Cabang Perhimpunan INTI dari kota dan kabupaten di Jawa Tengah. Dengan kesepakatan bersama para peserta Musda, Gouw Ivan Siswanto akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Perhimpunan INTI Pengurus Daerah Jawa Tengah untuk empat tahun mendatang.
Ketua Musda III, Marinaningsih, S.H. kemudian mengetuk palu sebagai tanda sahnya keputusan Musda III.
“Memutuskan, Gouw Ivan Siswanto, S.H., M.Th., M.M. sebagai Ketua Perhimpunan INTI Pengurus Daerah Jawa Tengah Masa Jabatan 2026–2030,” tegas Marinaningsih di hadapan peserta Musda.
Melanjutkan Regenerasi
Kepemimpinan Gouw Ivan Siswanto melanjutkan kepemimpinan Gouw Andy Siswanto, yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Ketua Perhimpunan INTI Jawa Tengah dan kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI.
Terpilihnya Gouw Ivan Siswanto sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi. Ia bukan sosok baru dalam perjalanan Perhimpunan INTI Jawa Tengah.
Selama kurang lebih 12 tahun, Gouw Ivan Siswanto telah menjalani proses pengabdian dan kaderisasi di lingkungan organisasi. Pada Masa Jabatan 2014–2018, ia dipercaya sebagai Sekretaris mendampingi Ketua Budi Prasetija. Selanjutnya pada Masa Jabatan 2018–2022 dan 2022–2026, ia menjabat sebagai Wakil Ketua mendampingi Gouw Andy Siswanto.
Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu modal bagi Gouw Ivan Siswanto untuk menerima amanah baru dalam memimpin Perhimpunan INTI Pengurus Daerah Jawa Tengah.
Momentum pergantian kepemimpinan juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada Gouw Andy Siswanto atas pengabdiannya selama memimpin organisasi. Di akhir masa jabatannya, Gouw Andy Siswanto menyerahkan kantor sekretariat untuk dapat digunakan oleh kepengurusan Perhimpunan INTI Pengurus Daerah Jawa Tengah selama empat tahun ke depan.
Kiprahnya dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk pada masa pandemi Covid-19 serta perhatian terhadap dunia pendidikan melalui dukungan bagi anak-anak penerima beasiswa, turut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya di Perhimpunan INTI Jawa Tengah.
Pataka Dikibarkan Tiga Kali
Setelah resmi ditetapkan sebagai Ketua, Gouw Ivan Siswanto menerima Pataka Perhimpunan INTI yang diserahkan oleh Sekretaris Musda III, Harwiyono, S.H.
Gouw Ivan Siswanto kemudian mengibarkan Pataka sebanyak tiga kali di hadapan seluruh peserta Musda sebagai simbol kesiapan menerima dan menjalankan amanah organisasi.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya siap bekerja dan memberikan yang terbaik bagi Perhimpunan INTI Jawa Tengah. Ke depan kita harus semakin solid, memperkuat Pengurus Cabang, membangun regenerasi serta menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Gouw Ivan Siswanto.
Regenerasi Harus Membawa Pembaruan
Musda III juga mendapat perhatian dari Pengurus Pusat Perhimpunan INTI. Sambutan Ketua Umum PP Perhimpunan INTI, dr. Indra Wahidin, disampaikan dan dibacakan oleh Robert Njo, Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI.
Dalam sambutannya, dr. Indra Wahidin menekankan bahwa tema Musda III, “Generasi Baru, Gerakan Baru, Pengabdian Nyata untuk Jawa Tengah,” Generasi baru harus melahirkan semangat dan gerakan baru yang pada akhirnya menghasilkan pengabdian nyata. Regenerasi organisasi, menurutnya, bukan hanya mengganti orang dalam kepengurusan, tetapi harus membawa pembaruan dalam cara berpikir, bekerja, berkomunikasi, dan melayani masyarakat.
Pesan penting lainnya adalah penguatan Pengurus Cabang sebagai ujung tombak organisasi. Kepengurusan PD INTI Jawa Tengah Masa Jabatan 2026–2030 diharapkan segera melakukan konsolidasi dengan seluruh Pengurus Cabang, memperkuat kaderisasi dan regenerasi, serta memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, komunitas lintas agama dan lintas budaya, serta berbagai elemen masyarakat.
Ketua Umum juga mengingatkan bahwa setelah Musda berakhir, seluruh keluarga besar Perhimpunan INTI harus kembali berada dalam satu barisan. Tidak boleh ada kelompok yang merasa menang maupun kalah.
“Yang harus menang adalah Perhimpunan INTI. Yang harus maju adalah Jawa Tengah. Dan yang harus merasakan manfaatnya adalah masyarakat.”
Pesan tersebut mempertegas semangat Musda III agar pergantian kepemimpinan bukan semata-mata pergantian periode kepengurusan, tetapi menjadi titik awal pembaruan dan penguatan Perhimpunan INTI Jawa Tengah.
Doa untuk Kepemimpinan yang Baru
Rangkaian Musda III juga dibuka dengan doa. Pdt. Yermia Suprayitno, S.Th., M.Ag., Ketua DPW BAMAGNAS Jawa Tengah, mendapat kesempatan memimpin doa secara agama Kristen bagi kelancaran Musda serta kepemimpinan Perhimpunan INTI Jawa Tengah untuk periode yang baru.
Doa tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan toleransi yang selama ini menjadi nilai penting Perhimpunan INTI sebagai organisasi kebangsaan yang menjunjung prinsip Inklusif, Nasionalis, Toleransi, dan Independen.
Turut hadir dalam Musda III sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi, di antaranya jajaran Pengurus Pusat Perhimpunan INTI, Gouw Andy Siswanto, Robert Njo selaku Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI, serta Maria Veronica, Sekretaris PSMTI Jawa Tengah.
Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin menegaskan bahwa Musda III bukan sekadar agenda internal organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat jejaring, persaudaraan, serta sinergi Perhimpunan INTI dengan berbagai elemen masyarakat.
Tantangan Empat Tahun ke Depan
Dengan kepemimpinan baru, Perhimpunan INTI Pengurus Daerah Jawa Tengah menghadapi sejumlah agenda penting untuk empat tahun mendatang, mulai dari menjaga persatuan dan soliditas organisasi, memperkuat Pengurus Cabang, mendorong kaderisasi dan regenerasi, memperluas kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, hingga menghadirkan program sosial yang semakin nyata.
Perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan UMKM, kebangsaan, toleransi serta keterlibatan generasi muda juga diharapkan semakin diperkuat sehingga keberadaan Perhimpunan INTI dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Musda III sekaligus menandai dimulainya babak baru perjalanan Perhimpunan INTI Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gouw Ivan Siswanto.
Semangat yang dibawa pun sejalan dengan tema besar Musda III :
“Generasi Baru, Gerakan Baru, Pengabdian Nyata untuk Jawa Tengah.”
Dengan semangat Inklusif, Nasionalis, Toleransi, dan Independen, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa Perhimpunan INTI Jawa Tengah semakin solid, relevan bagi generasi muda, serta semakin nyata dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, Jawa Tengah, dan Indonesia.
Pengurus akan menghadap kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen untuk mendapatkan arahan mengenai Persiapan Pelantikan Pengurus yang akan dilakukan beberapa hal tambahan yaitu Konser Kebangsaan, Peluncuran Buku dan Talk Show. (*)





