Siapkan DD 180 Juta, Pemdes Tambahrejo Siap Garap Deswita Baru

Gandeng Pokdarwis dan BumDes Kelola Curug Cililing

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal mencoba menyusuri Curug Cililing bersama Pemdes Tambahrejo yang akan dijadikan Deswita Baru.
Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal mencoba menyusuri Curug Cililing bersama Pemdes Tambahrejo yang akan dijadikan Deswita Baru.

JATENGPOS.CO.ID, KENDAL – Berdayakan potensi karunia alam lingkungan, pemerintah desa Tambahrejo Kecamatan Pageruyung manfaatkan kesempatan membuka destinasi alam wisata yakni berupa Curug Cililing yang berada dialiran sungai Damar.

Peluang membuka deswita tersebut nampaknya menjadi tambahan rintisan deswita Kabupaten Kendal yang saat ini menjadi program unggulan. Kepala Desa Tambahrejo, Arifin mengatakan rencana pembukaan destinasi alam itu diakuinya menggunakan dana desa yang dikelola melalui BumDes.

“Dana yang kami siapkan mencapai Rp 180 juta bersumber dari dana desa (DD). Nantinya potensi deswita baru itu akan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan BumDes Tambahrejo setempat. Jadi hasilnya yang akan menikmati warga masyarakat dan peningkatan PAD desa,” katanya, Minggu (07/10).

Menurutnya, dibeberapa wilayah terus menggeliatkan potensi wisata alam. Tak ketinggalan bahwa di Desa Tambahrejo juga memiliki potensi lain seperti pengelolaan jambu biji getas merah yang selama ini menjadi andalan kabupaten Kendal.

“Menangkap peluang dengan membuat deswita awalnya kurang begitu terfikir oleh kami. Namun, seiring waktu konsep eduwisata dengan memanfaatkan kekayaan alam ternyata bisa menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, ikut meningkatkan ekonomi warga desa,” tutur Arifin.

Sekdes Tambahrejo, Muh Bashari menambahkan pengelolaan wisata Curug Cililing tersebut akan dibangun juga wahana permainan bagi anak disekitar lokasi. Selain itu, disiapkan beberapa area spot swafoto bagi pengunjung serta gardu pandang yang bisa melihat wilayah kota Weleri dan Kendal.

Curug Cililing Desa Tambahrejo Kecamatan Pageruyung bakal menjadi Deswita Baru di wilayah Kecamatan Pageruyung.

“Kami juga mengusulkan kepada pemerintah provinsi melalui Bantuan Provinsi untuk mendukung sarana prasarana di lokasi deswita Curug Cililing tersebut. Saat ini, sedang kita siapkan akses masuk ke lokasi yang hanya berjarak 100 meter dari jalan raya Sukorejo – Weleri,” imbuhnya.

Widoko (53) salah satu warga yang mengelola jambu biji getas merah mengatakan, untuk mengurangi pengangguran dan memberdayakan masyarakat perlu langkah dan rencana yang tepat. Pengelolaan jambu biji getas merah bisa diolah menjadi berbagai penganan, seperti jus, sirup, dodol, manisan dan stick jambu.

“Kelompok tani di Desa Tambahrejo mengelola dan memproduksi jambu biji getas merah menjadi berbagai olahan panganan ini sudah berjalan cukup lama. Hampir setiap ada even baik ditingkat kabupaten, provinsi dan nasional produksi olahan jambu biji getas merah tak pernah ketinggalan,” katanya.

Dengan adanya pembukaan destinasi wisata ini,  lanjut Widoko, tentunya akan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat.selain itu, produksi jambu biji getas merah bisa menjadi buah tangan bagi wisatawan yang datang ke Curug Cililing nantinya.

Kepala Bidang Pariwisata pada Disporapar Kendal, Mardi Edi S mengapreasi atas langkah yang dilakukan pemerintah Desa Tambahrejo. Melalui pemberdayaan potensi alam menjadi deswita diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa setempat.

“Langkah ini sangat bagus, semoga desa-desa yang lain juga ikut berbenah dengan memanfaatkan potensi lingkungan alam dikelola dengan baik dan benar. Demi kesejahteraan dan peningkatan ekonomi warga yang berkesinambungan,” tandasnya. (via/Adv)