Sigit Ingin Diusung Koalisi Besar dan Head to Head di Pilkada Sragen

DAFTAR: Sigit Pamungkas saat mendaftar di PAN Sragen. Foto: ARI SUSANTO /JATENG POS

JATENGPOS. CO. ID, SRAGEN – Kandidat bakal calon bupati Sigit Pamungkas ingin maju di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sragen 2024 berharap diusung Koalisi Besar. Hal ini dikemukakan Sigit Pamungkas, saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon bupati di kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sragen pada Senin (23/6). Kedatangan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) ini diterima Ketua DPD PAN Sragen Basuki dan jajaran pengurus.

“Harapan saya, inginnya head to head dan kita mengikhtiarkan koalisi besar bersama-sama untuk membangun Sragen,” tandas alumni Fisipol UGM Yogyakarta tersebut. Dia menegaskan, koalisi besar itu dari partai-partai untuk bersama-sama membangun Sragen semakin baik, bukan koalisi untuk memperkeruh Sragen. Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI termuda periode 2012-2017 ini mengungkapkan, dirinya mendaftar di banyak partai karena dalam rangka membangun kerjasama yang lebih kokoh dan kuat, sehingga ketika bertanding di Pilbup 2024 juga akan kuat.

Karena dalam kontestasi pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang itu butuh energi yang kuat. Apalagi kompetitornya juga kuat dan sudah lama mempersiapkan diri. Dirinya juga optimis partai-partai yang dia mendaftar juga mempertimbangkan dengan rekam jejak, kapasitas dan banyak hal yang memungkin dirinya menjadi bagian yang diprioritaskan. “Tapi tentu saya memohon kepada partai-partai politik untuk tetap bersama-sama dalam koalisi itu. Semua jalan kita tempuh unruk memastikan apa yang kita ikhtiarkan tercapai,” tegasnya.
Terkait tokoh lain yang sudah menerima rekomendasi dari partai lain, hal itu dia anggap hal yang biasa. Dirinya hanya fokus pada rencana yang sudah dibuat dan memungkinkan serta memastikan dirinya mendapatkan kendaraan koalisi, maju sebagai calon bupati di Pilbup Sragen 2024. Pria asal Dukuh Ngembat Desa Mojorejo Kecamatan Karangmalang ini juga menampik bila yang start atau lari duluan, akan sampai terlebih dulu.

“Kita yang belakangan justru lebih semangat, energinya lebih banyak justru kita akan sampai lebih dulu,” tandasnya. (ars/jan)