28 C
Semarang
Rabu, 18 Maret 2026

Vaksin Dosis Kedua Terlambat, Puluhan Warga Kecele


JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Puluhan warga yang sedianya mendapatkan vaksinasi dosis kedua dari program Serbuan Vaksinasi TNI-Polri harus gigit jari, lantaran vaksin Sinovac yang harusnya disuntikkan belum datang, Kamis (12/8).

Pantauan di lapangan, Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta sudah dipadati warga sejak pukul 08.00 WIB. Mereka awalnya datang untuk mendapatkan vaksin dosis kedua, dimana dosis pertama mereka dapatkan di Gedung Graha Saba Buana pada pertengahan Juli lalu. Namun ternyata, kedatangan mereka sia-sia karena vaksin dosis kedua belum diterima. Sehingga tidak bisa diberikan hari itu.

“Saya dapat SMS untuk dosis kedua tanggal 10 Agustus kemarin, tapi kan pas itu kalender merah, makanya baru hari ini ke sini. Tapi ternyata sampai sini diberitahu kalau vaksinnya belum datang,” ucap Eka Arista (21), warga Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari.

Ia mengaku sedikit kecewa karena urung mendapatkan vaksin dosis kedua. Apalagi belum ada kejelasan kapan ia bisa divaksin. Namun ia berharap tetap dosis kedua bisa segera diberikan.

“Tadi disuruh datang minggu depan dan tadi akhirya didaftar dulu. Katanya nanti datanya diberikan ke atasan untuk dimintakan vaksinnya. Ya semoga saja segera ada kepastian, karena saya kan dosis pertamanya sudah 14 Juli lalu,” imbuhnya.

Baca juga:  Serahkan 500 Paket Sembako dan 17 Unit Kasur, Kodim 0727/Karanganyar Gandeng Yukata Peduli Bangsa

Harapan serupa juga diutarakan Agus Purwanto (49), warga Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari. Ia mengaku mendapatkan vaksin pertama 15 Juli lalu di Gedung Graha Saba Buana dan di kartu bukti vaksinasi pertama memang tidak dicantumkan kapan dosis keduanya. Hanya saja, dari aplikasi Peduli Lindungi, ia mendapatkan pemberitahuan bahwa Kamis ini merupakan dosis kedua.

“Di aplikasi yang dosis keduanya disebutkan fasilitas kesehatan (faskes) di Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta, makanya ke sini. Tapi ternyata vaksinnya belum ada. Ya sudah daftar dulu saja, sambil nunggu informasi vaksin keduanya,” ujarnya.

Terkait keterlambatan vaksin dosis kedua, Kolonel Inf Deddy Suryadi mengatakan, memang di sejumlah daerah mengalami keterlambatan. Pihaknya juga sudah mendapatkan laporan tersebut dan langsung menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Dandim 0735/Surakarta, Kapolresta Solo dan Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten di Solo Raya untuk membahas masalah tersebut.

Baca juga:  Marsono Dilantik Jadi Ketua DPRD Boyolali Pengganti Antar Waktu

“Hasilnya, hari ini juga kami akan ke Semarang langsung untuk memastikan vaksin dosis kedua apakah sudah tersedia atau tidak. Kalau memang sudah bisa diambil sore ini, maka besok sudah bisa diberikan untuk dosis kedua. Ya semoga sudah bisa diambil,” ujarnya.

Terpisah, Walikota Solo, Gibran Rakabuming meminta maaf kepada warga Solo yang urung mendapatkan vaksin dosis kedua. Ia berjanji dalam dua hari ke depan sudah bisa dilakukan pemberian dosis kedua.

“Tadi sudah saya minta klarifikasi dari TNI-Polri memang ada keterlambatan dari pusat. Saya minta maaf untuk warga yang kecele, masalah ini akan segera kita selesaikan, semoga satu dua hari ini akan diselesaikan. Jadi warga tidak perlu resah,” ujarnya.

Ia pun menegaskan, kasus tersebut bisa menjadi pembelajaran agar ke depan tidak terulang lagi. Khususnya untuk update informasi terkait jadwal vaksinasi. “Untuk ke depan notif dan SMS ke warga harus diupdate. Diinformasikan ke warga kalau vaksin telat atau pindah tempat,” tandasnya. (jay)




TERKINI


Rekomendasi

...