JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Anak muda Karanganyar diminta menjadi petani milenial. Pasalnya, tantangan saat ini adalah tingginya angka angkatan kerja yang tidak sebanding dengan luasnya lapangan kerja menjadi persoalan tersendiri yang harus dicarikan solusinya.
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana menyampaikan bahwa ketimpangan angka lapangan kerja dan angkatan kerja membutuhkan pemikiran kreatif agar ada solusinya. Ia menilai petani milenial bisa menjadi salah satu alternatif untuk anak muda jadikan sebagai sumber penghasilan kehidupan.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo. Petani kita minta menyampaikan ke anak-anaknya, hasil kerja petani itu lebih banyak daripada kerja. Sehingga, anak muda kita mau dan bangga menjadi petani,” kata Wabup Adhe Eliana usai membuka Karanganyar Job Fair di Palur Plaza, Selasa (29/7).
Dalam sambutannya di Karanganyar Job Fair tersebut, Adhe berharap angka pengangguran dan kemiskinan di Karanganyar diharapkan dapat turun. Pemkab Karanganyar berkomitmen memperluas lapangan kerja. Dan menjadikan masyarakat berdaya saing dan sejahtera.
“Job Fair ini diadakan selama 2 hari, ini kita sosialisasikan agar semua dapat pekerjaan layak,” ujarnya.
Disebutkan Adhe, selama Solo Great Sale (SGS) 2025, tercatat transaksi di Karanganyar lebih dari 3 triliun dalam 1 bulan. Ia optimis investasi akan terus hadir di karanganyar.
“Ini sudah ada investor datang dan akan banyak yang datang ke karanganyar. Balai Latihan Kerja (BLK) akan kita minta, bagaimana caranya angkatan kerja dilatih, siap kerja,” tandasnya. (yas/rit)







