24 C
Semarang
Kamis, 15 Januari 2026

Dukung Penurunan Stunting, Sukoharjo Terima 700 Paket Ikan Beku

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Program safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diinisiasi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menyasar Kabupaten Sukoharjo. Acara yang diselenggarakan di Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, pada Selasa (16/12), ini bertujuan memperkuat konsumsi ikan untuk pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menyampaikan bahwa program Gemarikan adalah prioritas nasional yang telah dijalankan sejak 2004 dan menjadi fokus utama di Sukoharjo selama lebih dari 10 tahun terakhir.

“Kegiatan ini untuk mensosialisasikan tentang manfaat makan ikan dan memotivasi masyarakat agar gemar mengonsumsi ikan sehingga tercipta generasi yang kuat dan cerdas,” ujar Bagas.

Bagas mengakui bahwa meskipun Angka Konsumsi Ikan (AKI) masyarakat Sukoharjo terus meningkat dari tahun ke tahun, capaian saat ini (sebesar 24,2 kg/kapita/tahun) masih jauh lebih rendah dibandingkan capaian AKI nasional (58 kg/kapita/tahun).

Baca juga:  Naik Kereta Lokal Wajib Tunjukkan STRP, Begini Aturannya

Oleh karena itu, upaya kolaboratif ini menjadi krusial. Dalam kegiatan hari ini, 700 paket ikan segar beku diserahkan kepada balita, ibu hamil, wanita usia subur, serta remaja produktif di Desa Sanggrahan. Selain itu, Sukoharjo juga menerima bantuan 40 ribu ekor benih ikan yang akan dibagikan kepada lima kelompok pembudi daya ikan.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ibu Puan Maharani dan KKP atas perhatian yang diberikan dalam upaya peningkatan AKI dan pencegahan stunting di Sukoharjo.

“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulus dan motivasi masyarakat untuk lebih gemar mengonsumsi ikan secara rutin dan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, diharapkan pula akan muncul inovasi-inovasi dalam pengolahan dan penyajian ikan agar lebih menarik dan menggugah selera masyarakat, terutama keluarga muda dan remaja.” Ungkap Bupati.

Baca juga:  Lebih Idealis dan Militan, Kaum Milenial Jadi Target Baru Terorisme

Direktur Pemasaran pada Direktorat Jenderal PDSPKP KKP, Erwin Dwiyana, menegaskan kembali pentingnya ikan sebagai sumber protein hewani untuk pencegahan stunting dan gizi buruk.
“Harapan kita untuk bisa ikan ini menjadi salah satu sumber protein hewani kaitan dengan pencegahan stunting,” kata Erwin Dwiyana.

Ikan dikenal kaya akan protein berkualitas tinggi, Asam Lemak Omega 3 dan Omega 6 yang merangsang perkembangan otak dan kecerdasan, serta mineral penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Remaja putri sebagai calon ibu di masa depan juga didorong mengonsumsi ikan untuk mencegah anemia.

Erwin Dwiyana menambahkan bahwa dorongan konsumsi ikan ini juga memiliki dampak ekonomi ganda. “Dengan kita mendorong peningkatan konsumsi ikan secara langsung juga bisa menyerap hasil produksi ikan dari nelayan atau pembudi daya sehingga nelayan dan pembudi daya kita juga akan meningkat kesejahteraannya,” jelasnya.(dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...