JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Penghujung tahun 2025 Polres Karanganyar merilis capaian kinerjanya. Hasilnya pada sektor keamanan wilayah terbilang kondusif, namun angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan signifikan.
Laporan tersebut disampaikan Wakapolres Karanganyar, Kompol Mitfakhul Huda, bersama Kasat Reskrim AKP Wikan Sri Kadiono, dalam konferensi pers Rilis Akhir Tahun 2025 di Mapolres Karanganyar. Data kepolisian menunjukkan penurunan jumlah tindak pidana dari 198 kasus di tahun 2024 menjadi 186 kasus pada tahun 2025.
“Penurunan angka kejahatan ini hasil sinergi antara Polri dan masyarakat. Langkah preventif dan penegakan hukum yang kami optimalkan terbukti efektif menekan angka kriminalitas,” ujar Kompol Mitfakhul Huda.
Di balik turunnya angka kejahatan, Polres Karanganyar memberikan sorotan tajam pada tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Sepanjang 2025, tercatat terjadi 2.110 kejadian laka lantas, atau naik sebanyak 189 kasus dibanding tahun sebelumnya.
Dampak dari kecelakaan tersebut sangat fatal, dengan rincian korban sebagai berikut: Meninggal Dunia: 25 orang, Luka Berat: 33 orang, Luka Ringan: 2.486 orang. Kerugian Materiil: Mencapai Rp2,7 miliar. Peningkatan ini berbanding lurus dengan melonjaknya angka pelanggaran lalu lintas yang naik drastis dari 53 kasus menjadi 269 kasus.
Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Wikan Sri Kadiono memaparkan bahwa pihaknya berhasil mengungkap tiga kasus menonjol yang menyita perhatian publik selama 2025. Kasus tersebut meliputi pembunuhan, kekerasan pada anak yang menyebabkan kematian, serta pencurian dengan kekerasan (curas) yang merenggut nyawa korban.
“Terdapat enam tersangka dari tiga kasus besar tersebut. Semuanya telah diproses sesuai prosedur hukum, baik yang masih dalam tahap penyidikan maupun sudah masuk penuntutan,” tegas AKP Wikan. (yas/rit)

