JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 sukses digelar di GBI Emunah Solo Baru, Sukoharjo, pada Sabtu (3/1).
Kegiatan yang baru pertama kali diadakan oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Sukoharjo ini bertujuan membangun budaya seni musik gerejawi dan mempersiapkan wakil ke tingkat provinsi hingga nasional.
Kegiatan ini diikuti oleh delapan peserta dari berbagai gereja, termasuk GKJ Bulu, GKJ Tawangsari, GKJ Grogol, GKJ Sukoharjo (dua tim), GKJ Kartasura, GKJ Nguter, dan GKJ Kronelan.
Ketua Panitia Pesparawi Sukoharjo, Slagen Abu Gorda, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan proyeksi ke depan untuk mengembangkan iman umat Kristen di Sukoharjo dan meningkatkan standar kontingen.
“Saat ini baru ada delapan peserta, karena memang belum terbangun budaya tentang pesta paduan suara yang sesuai standar. Kedepannya, mudah-mudahan ada antusiasme yang lebih, besok bisa 15 atau 20 peserta,” harapnya.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyatakan rasa bahagia atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan, Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi seni dan budaya, tetapi juga momen penting untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kerukunan antar umat beragama.
“Melalui keindahan suara dan harmoni, kita diingatkan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga dan dirayakan bersama,” ujar Bupati Etik.
Bupati berharap Pesparawi menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati, serta menjadi teladan bagi generasi muda dalam mengekspresikan bakat seni secara positif.
Setelah melalui kompetisi yang ketat, dewan juri menetapkan pemenang: Paduan Suara Terbaik 1: GKJ Grogol, Paduan Suara Terbaik 2: GKJ Sukoharjo, Paduan Suara Terbaik 3: GKJ Tawangsari, Solo Vokal Juara 1: GKJ Bulu, Solo Vokal Juara 2: GKJ Tawangsari.
Para juara dari kompetisi ini nantinya akan dibentuk menjadi satu grup paduan suara Kabupaten Sukoharjo untuk diproyeksikan dan dipersiapkan mengikuti ajang Pesparawi di tingkat yang lebih tinggi, termasuk tingkat nasional. (dea/rit)















