JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II secara resmi mengukuhkan 313 mahasiswa sebagai Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) Tahun 2026 pada Selasa (6/1).
Pengukuhan yang dilaksanakan secara hybrid ini sekaligus menjadi pembekalan intensif bagi para relawan yang akan bertugas membantu edukasi dan asistensi perpajakan bagi Wajib Pajak di wilayah Kanwil DJP Jawa Tengah II.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Herlin Sulismiyarti, menjelaskan bahwa ratusan relawan ini akan ditempatkan di berbagai unit kerja Kanwil DJP Jawa Tengah II, termasuk Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Tax Center mitra, selama satu tahun penuh hingga 31 Desember 2026.
“Penempatan ini dilakukan untuk mendukung kegiatan penyuluhan, pelayanan, dan asistensi perpajakan kepada masyarakat,” ungkap Herlin.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Mukhammad Faisal Artjan, menegaskan bahwa Relawan Pajak memiliki peran krusial sebagai mitra Direktorat Jenderal Pajak.
“Tugas Anda cukup krusial, mulai dari membantu pengisian SPT, mendampingi program Business Development Services (BDS), hingga mensosialisasikan manfaat pajak dan informasi perpajakan bagi masyarakat,” tegas Artjan.
Para mahasiswa yang terpilih ini telah melewati proses seleksi panjang dan ketat. Dari 460 pendaftar sejak September 2025, hanya 313 mahasiswa dari 29 Tax Center Perguruan Tinggi yang berhasil lolos.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, para Renjani menerima pelatihan komprehensif, mencakup materi teknis dan soft skill. Pelatihan tersebut meliputi: Aktivasi Akun Coretax dan Kode Otorisasi DJP. Teknis pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi melalui Coretax DJP. Dan Keterampilan komunikasi atau Excellent Frontliner dalam asistensi Wajib Pajak.
Artjan berharap, pengalaman berharga ini dapat menjadi media pembelajaran sekaligus wadah pengembangan potensi bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi optimal dalam meningkatkan literasi dan kepatuhan pajak di Indonesia. Program Renjani ditegaskan sebagai pilar penting kemitraan strategis DJP dengan kalangan akademisi. (dea/rit)



