24 C
Semarang
Rabu, 14 Januari 2026

Baznas Sukoharjo Salurkan Langsung Bantuan Bencana Aceh Tamiang

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersama Baznas dan masyarakat menunjukkan solidaritas lintas pulau dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan besar-besaran ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Bantuan tahap kedua Rabu (14/1/2026), diserahkan 10 truk bantuan air mineral dan kebutuhan logistik lainnya langsung didistribusikan ke titik-titik terdampak.

Misi kemanusiaan kedua ini dilaksanakan atas arahan Bupati Sukoharjo melalui koordinasi dengan Kodim Sukoharjo. Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, melaporkan bahwa bantuan tidak hanya berupa logistik pangan, tetapi juga menyasar sektor pendidikan dan infrastruktur bersih.

“Kondisi di Aceh Tamiang masih dalam situasi darurat berkepanjangan. Kebutuhan dasar seperti air bersih dan pangan belum terpenuhi merata,” Kata Sofwan, Rabu (14/01).

Baca juga:  Ribuan Batang Rokok Ilegal Disita Tim Gabungan Satpol PP Boyolali

Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap untuk memastikan ketepatan sasaran: Tahap I mengirimkan bantuan senilai 800 juta berupa logistik dan genset. Tahap II: Sebanyak 2.000 karton air mineral (4 truk) telah diserahkan ke Posko Utama BPBD Aceh Tamiang dan Markas Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti pada 12-13 Januari 2026.

“Tahap Lanjutan: Sisa 3.000 karton (6 truk) air mineral sedang dalam proses pengiriman dari Medan menuju lokasi bencana. Bantuan Alat & Sembako: Selain air mineral, dikirimkan pula peralatan pertukangan (angkong, cangkul, sekop) dan paket sembako untuk membantu proses pembersihan pemukiman,” imbuh Faisal.

Bukan hanya di Aceh Tamiang, bantuan juga menyasar Pondok Pesantren Mudil Hasani Al Aziziyah di Kabupaten Pidie Jaya. Di sana, BTB Sukoharjo menyalurkan Al-Qur’an, buku Iqro, serta memasang mesin pengelolaan air bersih untuk menunjang kebutuhan para santri.

Baca juga:  Kecelakaan Libatkan Fortuner dan Dua Motor, Pelajar Luka Parah

Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, menegaskan bahwa penanganan bencana ini membutuhkan solidaritas nasional yang berkelanjutan.

“Penanganan bencana tidak cukup berhenti pada respon darurat. Harus ada komitmen kolektif agar masyarakat Aceh bisa bangkit kembali secara bermartabat,” tegasnya ditemui di Kantor Baznas Sukoharjo.

Laporan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban atas amanah dari Pemerintah dan masyarakat Sukoharjo bagi warga Aceh yang masih bertahan di pengungsian. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...