24 C
Semarang
Rabu, 11 Februari 2026

Dukung Wisata Budaya, Respati Siapkan ‘Flagship Event’ dan Perbaikan Fasilitas

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Walikota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan komitmennya untuk menjadikan pariwisata budaya sebagai tulang punggung ekonomi Kota Solo. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Surakarta periode 2026-2028 di Royal Surakarta Heritage, Rabu (04/02).

Dalam arahannya, Respati menekankan beberapa poin kunci guna memastikan ekosistem pariwisata Solo tetap kompetitif dan nyaman bagi wisatawan.

Walikota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan melakukan penyesuaian kalender wisata. Ke depan, Solo tidak lagi hanya mengejar kuantitas acara, melainkan kualitas melalui acara unggulan yang ikonik.

“Event tidak perlu terlalu banyak, tapi kita akan buat flagship event yang menjadi spotlight. Harapannya ada multiplier effect yang nyata. Beberapa yang tetap masuk unggulan adalah Grebeg Sudiro, Solo Keroncong Festival, dan Solo Menari,” ujar Respati.

Baca juga:  Sambut Ramadhan, The Sunan Hotel Buat Miniatur Masjid Limasan dari Rengginang

Guna mendukung kinerja biro perjalanan wisata, Respati menjamin bahwa Solo akan tetap menjadi kota yang aman dan kondusif bagi pendatang. Ia menegaskan tidak boleh ada gangguan yang menghambat kenyamanan turis.

“Komitmen kami, pariwisata tetap berjalan baik tanpa ada pungli dan gangguan keamanan. Kita akan jaga kondisi kota supaya pusat ekonomi kreatif terus meningkat dan menjadi daya tarik tersendiri,” tegasnya.

Sisi infrastruktur penunjang juga tak luput dari perhatian. Setelah Solo mendapatkan penghargaan terkait kebersihan di tingkat ASEAN, Walikota berjanji akan terus meningkatkan standar kenyamanan, terutama di area publik.

“Fasilitas umum harus bagus. Tahun ini kita akan ‘remix’ atau perbaiki WC dan toilet di pasar-pasar wisata, seperti Pasar Klewer. Kami ingin memastikan wisatawan merasa nyaman saat berkunjung ke pusat perbelanjaan kita,” tambah Respati.

​Ketua ASITA Surakarta terpilih, Vitara Ariyani, mengungkapkan bahwa tantangan ke depan adalah membawa ASITA Surakarta melampaui promosi lokal. Dengan anggota yang mencakup wilayah Subosukawonosraten (Solo Raya), ASITA berkomitmen menyusun paket wisata terintegrasi antar kabupaten.

Baca juga:  Izin Hollyland Tanpa Koordinasi DPRD Karanganyar

​”Promosi sekarang harus mengikuti tren digital. Kami akan mengadakan pelatihan medsos bagi anggota agar jangkauan pasar kita bisa sampai ke luar negeri,” kata Vitara.

​Terkait strategi bisnis di tengah efisiensi anggaran pemerintah, Vitara tetap optimis dengan membidik segmen pasar di luar kedinasan. Salah satu target utamanya adalah pasar korporasi (company outing) dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

​”Selama ini pilihan utama perusahaan adalah Bali atau Jogja. Kami ingin menawarkan Solo sebagai alternatif utama untuk kegiatan meeting, outbound, hingga workshop seperti painting. Solo tidak kalah dengan Jogja atau Bali jika dikemas dengan baik,” tegasnya. (dea/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...