24 C
Semarang
Selasa, 10 Februari 2026

Gedung IEBC UNS Bantuan BPKH jadi Pusat Studi Ekonomi Syariah

JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi menerima bantuan pembangunan gedung Islamic Economics and Business Center (IEBC) melalui Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) 2025. Prosesi serah terima gedung tersebut berlangsung di Fakultas Ekonomi (FE) UNS pada Selasa (10/2).

Pembangunan gedung ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BPKH sebagai penyedia dana, Rumah Zakat sebagai mitra kemaslahatan (pelaksana), dan UNS. Proyek ini diproyeksikan tuntas 100 persen pada 14 Februari mendatang.

CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai 98 persen. “Kami ditugaskan oleh BPKH membangun gedung ini. Selain menjalankan amanah tersebut, Rumah Zakat juga siap terus bersinergi dengan FE UNS, khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah di masa depan,” jelas Irvan.

Baca juga:  SPPG PCM Baki Targetkan 3.553 Penerima

Rektor UNS, Prof. Hartono, menyambut baik hadirnya gedung IEBC sebagai kawah candradimuka riset ekonomi Islam. Ia menegaskan, keberadaan gedung ini menjadi cikal bakal berdirinya Program Studi (Prodi) Ekonomi dan Keuangan Islam yang mulai dibuka semester depan.

“Gedung ini akan menjadi pusat kajian dan riset tentang ekonomi syariah. Inisiasi pembangunan ini pula yang mendorong kami mendirikan Prodi Ekonomi dan Keuangan Islam. Semoga manfaatnya dirasakan luas, tidak hanya bagi warga kampus, tapi juga masyarakat Surakarta hingga nasional,” ujar Prof. Hartono.

Dewan Pengawas (Dewas) BPKH, Mulyadi, menjelaskan bahwa bantuan ini diambil dari nilai manfaat dana abadi umat yang dikelola secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, UNS dipilih karena merupakan universitas yang berkembang pesat dan menjadi pusat pendidikan di tengah masyarakat.

Baca juga:  5.871 Orang Pasien COVID-19 di Boyolali Dinyatakan Sembuh

“Nilai investasi untuk manajemen penyelenggaraan ini mendekati angka Rp1 miliar. Kami membuka peluang kolaborasi lain, seperti sosialisasi keuangan haji hingga seminar edukasi peran BPKH bagi masyarakat. BPKH telah membangun berbagai fasilitas dari Sabang sampai Merauke, baik di pondok pesantren maupun perguruan tinggi, termasuk UNS,” pungkas Mulyadi. (dea)



TERKINI

Rekomendasi

...