25 C
Semarang
Minggu, 22 Februari 2026

Rober dan Juliyatmono Apresiasi Semarak Ramadan Aisyiyah Karanganyar

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Rober Christanto dan Anggota DPR RI, Juliyatmono dalam satu panggung di acara Tabligh Akbar, Semarak Ramadan yang diselenggarakan oleh Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Minggu (22/2).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Rober Christanto mengapresiasi peran aktif ibu-ibu Aisyiyah Muhammadiyah dalam pengajian Ahad Pagi tersebut. Karena sudah datang dari jauh dan bersiap dari pagi. Ia juga mengapresiasi Anggota DPR RI, Juliyatmono yang juga asli Karanganyar namun sekarang sudah jadi orang Jakarta.

“Luar biasa ini Ustadznya dari Jakarta, DPR RI, Drs. Juliyatmono, MM.,MH. Saya lihat tempat ini penuh, semangatnya ibu-ibu Aisyah Karanganyar ini hebat. Ini merupakan Pengajian Ahad pagi pertama di bulan Ramadhan. Mari kita saling memaafkan. Saling mendoakan. Semoga amal ibadah kita diterima. Dan kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan. Alhamdulillah saat ini kita dipertemukan dengan bulan suci Ramadan. Manfaatkan Ramadan tahun ini dengan baik,” kata Bupati Rober Christanto.

Baca juga:  Kerjasama dengan BPJS, RSU Islam Boyolali Komitmen Biayai 100 Warga Sekitar

Bupati Rober juga mengapresiasi souvenir dari Aisyiyah Karanganyar berupa pohon belimbing. Menurut Rober, hal itu sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni, penghijauan. Ia juga meminta seluruh warga Muhammadiyah saling menjaga toleransi. Meski ada perbedaan terkait awal puasa Ramadhan.

“Saya juga mengapresiasi hadirnya UMUKA Karanganyar, perkembanganya cepat sekali, sehingga semua ikut terdorong, baik itu ekonomi maupun pariwisata Karanganyar,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Anggota DPR RI, Juliyatmono tampil sebagai mubaligh Pengajian Akbar. Sebagaimana ciri khasnya, Ustadz Yuli tampil dengan humor segar dan penuh makna. Ia mengapresiasi seluruh peserta dari ibu-ibu Aisyiyah dan mengajak mereka membiasakan ibadah yang baik di bulan Ramadan dan di bulan selanjutnya, sehingga ibadahnya semakin meningkat karena sudah menjadi kebiasaan di bulan Ramadan.

Baca juga:  Jadi Leader Karang Taruna Ilyas Akan Gelar Jambore Nasionalisme

“Ramadan itu artinya pembakaran. Semoga semua hal buruk terbakar. Kebiasaan baik di bulan Ramadan dapat kita tingkatkan. Seperti peningkatan salat, karena terbiasa salat malam di bulan Ramadan,” jelasnya.

Sebagai Anggota Komisi X DPR RI, Juliyatmono juga menyampaikan saat ini sedang mematangkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. “Kita akan perlakukan pendidikan negeri dan swasta sama, keberpihakan pemerintah harus sama keadilannya di situ. Karena semua memiliki visi yang sama untuk mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa,” tandasnya. (yas/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...