28.9 C
Semarang
Senin, 6 April 2026

Gali Potensi AI, Mahasiswa Komunikasi UVBN Dibekali Wirausaha Komunikasi




JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo membekali mahasiswanya dengan kesiapan praktis melalui kuliah tamu bertajuk “Pemberdayaan Wirausaha Komunikasi”, Senin (6/4). Kegiatan ini menghadirkan praktisi senior guna memberikan wawasan nyata di tengah transisi industri kreatif.

Dekan FISH UVBN, Dr. Joko Suryono, menyatakan bahwa agenda ini merupakan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Ia menekankan pentingnya mahasiswa memahami taktik lapangan, tidak sekadar menguasai teori di kelas.

“Tujuannya agar mahasiswa benar-benar memahami teknik dan taktik proses wirausaha komunikasi. Kami ingin meningkatkan daya wirausaha mereka agar mampu melihat peluang secara mandiri,” ujar Dr. Joko.

Hadir sebagai narasumber, Tono Dzaki, praktisi iklan yang menyoroti fenomena kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurut pria yang telah 30 tahun berkecimpung di dunia iklan ini, AI seharusnya dipandang sebagai alat pendukung produktivitas, bukan ancaman.


Baca juga:  Kodim - Pemkot Surakarta, Kolaborasi Program 'Respata' Pilah Sampah dari Hulu

Ia mencontohkan efisiensi kerja yang luar biasa berkat teknologi tersebut. Materi presentasi video yang dahulu membutuhkan waktu berhari-hari, kini dapat diselesaikan dalam satu malam.

“Apapun teknologinya, yang terpenting adalah manusianya. Kita harus menguasai teknologi itu agar menjadi tuan, jangan sampai sebaliknya,” tegas Tono.

Di sisi lain, Tono juga mengkritisi isu perlindungan hukum dan rendahnya apresiasi terhadap ide kreatif. Ia menyayangkan adanya anggapan bahwa ide kreatif tidak bernilai secara materiil. Baginya, setiap karya di dunia kreatif—baik fotografi, editor, maupun penulis skenario—lahir dari proses belajar dan latihan yang panjang.

“Sangat menyedihkan jika ide kreatif dianggap nilainya nol. Padahal, ide itulah yang menggerakkan industri desain, video, hingga produk,” imbuhnya.

Baca juga:  UIN Surakarta Cetak Rekor MURI Pendaftar Mahasiswa Asing

Untuk menguji mental wirausaha, para mahasiswa ditantang menyusun rencana bisnis singkat hanya dalam waktu 30 menit. Hasilnya cukup mengejutkan; muncul berbagai ide bisnis segar dan inovatif khas anak muda.

“Generasi muda sekarang punya wawasan luas. Hasil challenge tadi memunculkan banyak ide menarik. Saya harap ada regenerasi yang serius menggeluti dunia periklanan,” pungkas Tono.

Rangkaian penguatan kompetensi ini direncanakan terus berlanjut dengan menghadirkan praktisi dari Universitas Amikom Indonesia untuk memperluas cakrawala kewirausahaan mahasiswa. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...