JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO — Prajurit Batalyon Infanteri TP 449/SH Kabupaten Sukoharjo mengikuti kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo bersama Bank Sampah Induk Mulur di lokasi Marshalling Area, Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Jumat, 31 Juli 2026.
Materi sosialisasi berfokus pada teknik pemilahan serta pemanfaatan sampah anorganik melalui sistem tabungan bank sampah dan pengolahan sampah organik menggunakan metode budidaya maggot.
Selain itu, para prajurit juga dibekali keterampilan pembuatan komposter, lubang resapan biopori, Lodong Sesa Dapur (Loseda), eco-enzyme, hingga pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick.
Pengurus BSI Mulur, Nisa, menyampaikan bahwa program kolaborasi ini ditujukan untuk memberikan solusi konkret atas persoalan sampah regional.
“Kami mengapresiasi keterbukaan Yonif TP 449/SH dan berharap para prajurit dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mengolah sampah menjadi barang bernilai guna di lingkungan markas maupun pemukiman warga.” Ungkap Nisa.
Sementara itu, Komandan Yonif TP 449/SH Kabupaten Sukoharjo, Mayor Inf Edy Riwanto, menyambut positif sinergi lintas instansi ini.
“Kami menegaskan keterlibatan aktif prajurit dalam pengelolaan sampah berkonsep ekonomi sirkular merupakan bentuk komitmen satuan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya program Indonesia Bersih. (dea/rit)





