Pemkab Karanganyar Targetkan Agen Perlinsos Tiap RT


JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Sosialisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan pentingnya peringkat desil serta Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (8/10).

Sosialisasi ini bertujuan memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan menghindari praktik pilih kasih kepada orang dekat petugas atau lingkaran tim sukses. Sekaligus mencegah kasus ekstrem akibat kemiskinan.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Dinas Sosial Karanganyar, Wondo, menjelaskan digitalisasi bansos menjadi kunci transparansi. Jika sebelumnya pengecekan dan usulan bansos melalui portal Kementerian Sosial, kini difasilitasi melalui aplikasi Perlinsos yang mengakomodasi data sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

“Digitalisasi bansos lebih cepat. Kalau hanya mengecek sekitar lima menit bisa melalui aplikasi bansos,” ujar Wondo.

Baca juga:  Kawal Geliat Peternakan Bulukerto, Martono Pastikan Dukungan Pemprov Jateng 

Aplikasi tersebut juga berfungsi untuk verifikasi data penerima. Masyarakat tidak perlu menunggu petugas datang dari pintu ke pintu untuk memastikan kelayakan.

“Bisa untuk verifikasi data yang sudah masuk, termasuk yang tidak layak menerima,” katanya.

Salah satu tujuan utama Perlinsos adalah memutus rumor di masyarakat bahwa bansos hanya diberikan kepada tim sukses atau orang dekat petugas. Melalui aplikasi ini, setiap warga bisa mengusulkan diri sendiri.

“Selama ini ada rumor bantuan bansos untuk timses atau orang dekat petugas. Kalau tidak sering ketemu, mungkin tidak diusulkan. Sekarang semua diharapkan bisa mengusulkan melalui aplikasi Perlinsos, karena semua orang bisa menjadi agen,” jelas Wondo.

Terdapat dua peran dalam sistem ini. Pertama, setiap warga bisa menggunakan aplikasi Perlinsos untuk mengusulkan bantuan. Kedua, agen Perlinsos yang bertugas membantu warga yang tidak bisa mengakses aplikasi.

Baca juga:  Dampingi Presiden Resmikan RS Kardiologi Emirates-Indonesia, Ahmad Luthfi: Bangga Jawa Tengah Punya RS Jantung Tercanggih

“Agen Perlinsos itu relawan, tidak digaji, tidak berhonor, sifatnya membantu. Tidak ada ikatan apa pun. Mereka bisa menunjukkan di HP-nya bahwa mereka agen Perlinsos dan siap membantu tetangga atau saudara,” terangnya.

Pemkab menargetkan sebanyak mungkin agen terbentuk di setiap lingkungan. Minimal per RT, agar tidak ada warga miskin yang terlewat bantuan hingga berujung pada kasus tragis. (yas/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...