SR Land Bangun Sentra Properti di Semarang

18

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – SR Land Property melakukan pembangunan sentra properti berkonsep “mix used properties” di pusat Kota Semarang. Konsep yang menggabungkan antara apartemen, hotel bintang lima, pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran ini telah dilakukan groundbreaking pada Kamis, 18 November 2021 kemarin.

Investasi Pembangunan di lahan setrategis seluas 3 hektare di antara Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Gendingan ini diperkirakan mencapai 1 trilliun rupiah. ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2023. Nantinya akan ada lima lantai gedung perkantoran, 12 lantai hotel dan mal, serta dan apartemen setinggi 19 lantai.

CEO SRLand Properties, Vonny Tresno Santoso menjelaskan, “SRLand Properties berusaha menghadirkan sebuah Konsep Mixed-use dengan menggabungkan Apartment, Hotel Bintang 5, Ballroom, Shopping Mall & Office Building dengan kenyamanan terbaik. Keberadaan The Promenade Apartment dan hotel dengan harga terjangkau  membuat semua orang kini bisa tinggal dan merasakan kenikmatan gaya hidup modern di Semarang. Selain itu, The Promenade Apartment dan hotel akan menjadi sebuah investasi yang menarik, terutama untuk mereka yang mencari hunian berkualitas di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah”.

Dengan menggandeng konsultan-konsultan terbaik, seperti Airmas Asri, Cushman & Wakefield, Mitra, dan konsultan-konsultan ternama lainnya, diharapkan Konsep Mixed-Use Property ini menjadi salah satu produk property yang menguntungkan dari sisi investasi dan fasilitas serta infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat Semarang.

“Lokasinya yang strategis sebagai business meeting point serta kelengkapan fasilitas di mall ini akan memacu pertumbuhan nilai usaha ritel serta penyerapan tenaga kerja,” tambah Vonny.

Sementara Wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang juga hadir dalam acara Groundbreaking mengatakan bahwa Pembangunan mixed use property ini diharapkan lebih mengedepankan isu lingkungan termasuk penggunaan air tanah. Tak hanya itu, mbak Ita, sapaan akrabnya, berharap gedung yang dibangung bisa mengusung konsep green building.

“Jangan lupa masalah lingkungan juga harus diperhatikan dalam pembangunan proyek ini, selain itu masalah parkir juga nantinya harus dipikirkan dengan baik, karena kadang ada bangunan tapi lahan parkir tidak disediakan. Diharapkan juga green building, jadi gedung-gedung ini melakukan kegiatan-kegiatan yang ramah lingkungan,” jelasnya.

SR Land Properties adalah pengembang properti terdiversifikasi yang berfokus di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Berawal dari Sri Ratu dan kemudian menjadi SRLand Properties yang dikenal sebagai pelopor konsep shopping mall modern di Kota Madiun, Kediri dan Tegal, dengan menggabungkan berbagai tenant dalam sebuah shopping mall.

Dimulai pada tahun 1978 dengan konsep ritel dan department store “Sri Ratu” di Jl. Pemuda, Semarang. Seiring perubahan waktu, Sri Ratu turut berkembang melebarkan sayapnya.

Pada Tahun 1988, Sri Ratu berdiri di Kota Purwokerto dan pada tahun yang sama, Sri Ratu juga berdiri dan menyapa warga Peterongan, Semarang, pada tahun 1990, Sri Ratu juga berdiri di Pekalongan dan tahun 1997, Sri Ratu melebarkan sayapnya lebih jauh ke Jawa Timur, yaitu hadir di Kota Madiun pada tahun 2000 dan juga Sri Ratu hadir di Kota Kediri. Dan pada tahun 2003, Sri Ratu memantapkan diri dengan hadir di Kota Tegal.

Seiring dengan perkembangan dunia bisnis, Sri Ratu kemudian menjadi SRLand Properties, dengan fokus pada Pengembangan Apartemen, Pengembangan Mall, Layanan Manajemen Properti, Layanan Kuliner dan Perhotelan. Perusahaan ini terintegrasi secara vertikal di seluruh rantai nilai real estat mulai dari pembebasan lahan, pengembangan properti, pemasaran, dan manajemen operasional. (prast.wd/biz/sgt)