STAD Tingkatkan Hasil Belajar Perkembangbiakan Makhluk Hidup

Hasil refleksi pemebelajaran menunjukkan bahwa pola pembelajaran mata pelajaran IPA Materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup di kelas VI SD Negeri 2 Kebonsari selama ini cenderung berpusat pada guru/ guru centris. Akibatnya selama proses pembelajaran siswa cenderung pasif, ketika guru bertanya tidak ada yang berani menjawab, ketika guru meminta siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum tau/belum jelas semua diam, ketika guru menjelasskan materi pelajaran, ada yang tidur, ada yang main-main. Selain itu banyak siswa yang kurang memperhatikan. Faktor penyebab kondisi diatas adalah kurang termotivasinya siswa dalam proses pembelajaran di kelas, hal ini di picu dari penerapan model pembelajaran oleh guru cenderung belum mengarah ke siswa aktif. Siswa cenderung menghafal dari apa yang diberikan oleh guru bukan sebuah gagasan yang muncul dari keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Imbasnya pembelajaran menjadi kurang bermakna dan berdampak pada rendahnya capaian hasil belajar siswa.

Upaya yang dapat dilakukan penulis guna mengatasi permasalahan kurang termotivasinya belajar IPA siswa Kelas VI SD Negeri 2 Kebonsari yaitu dengan menerapkan pendekatan pembelajaran Cooperative Learning (CL). Model pembelajaran ini siswa belajar dengan membentuk kelompok kecil. Di dalam kelompok itu siswa dapat saling asah, saling asuh dalam memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru. Pendekatan Cooperative Learning banyak macamnya, diantaranya adalah model pembelajaran tipe STAD (Student Teams Archivement Divisions). STAD merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang paling sederhana yang merupakan modul yang paling baik untuk perencanaan bagi para guru yang menggunakan pendekatan cooperative (Huda, 2015). Model pembelajaran tipe STAD ini terdiri dari lima komponen utama, yaitu, presentasi kelas, tim, kuis, skor kemajuan individu dan rekognisi tim. Dengan model pembelajaran tipe STAD diharapkan motivasi dan hasil belajar dari siswa Kelas VI di SD Negeri 2 Kebonsari dapat ditingkatkan.

Adapun langkah-langkah penerapan Model pembelajaran STAD pada pembelajaran IPA materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup di kelas VI SDN 2 Kebonsari tahun pelajaran 2022/2023 pada materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup adalah sebagai berikut; pertama guru membagi kelompok. Selanjutnya guru menyampaikan materi pelajaran. Kedua adalah pemberian kuis setelah guru selesai menyampaikan materi pelajaran, setiap siswa mengerjakan soal (kuis) secara individu didalam kelompoknya. Para siswa tidak boleh bekerjasama satu sama lain, karenanya guru berkeliling untuk mengamati agar siswa memiliki tanggung jawab dalam memecahkan soal yang sudah disiapkan oleh guru dalam bentuk lembar kerja siswa (LKS). Ketiga adalah Skor kemajuan individual: pada kegiatan ini guru memberikan apresiasi kepada setiap siswa yang bekerja lebih giat serta bekerja lebih baik bila dibandingkan sebelumnya. Bagi siswa yang banyak memberikan kontribusi kepada kelompok (tim) diberikan poin sesuai dengan tingkat kebenarannya, begitu seterusnya. Keempat Rekognisi tim: tim (kelompok) akan mendapat sertifikat/penghargaan apabila perolehan skor rata-rata mereka mencapai kriteria yang telah ditentukan oleh guru. Terakhir kegiatan pembelajaran diakhiri dengan tes tertulis, hal ini dimaksudkan untuk mengetahui dampak positif dari peningkatan motivasi dan hasil belajar materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup.

Setelah menerapkan model kooperatif tipe STAD pada pembelajaran IPA materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup di Kelas VI SD Negeri 2 Kebonsari tahun pelajaran 2022/2023 terbukti capaian hasil belajar siswa meningkat. Hal ini dikarenakan selama proses pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif STAD siswa menjadi aktif, antusias dan lebih termotivasi dalam pembelajaran, sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar IPA materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup.

Oleh:

Tusridi, S.Pd. SD.

SDN 2 Kebonsari,

Kec. Wonoboyo Kab. Temanggung