Supervisi Akademik Tingkatkan Prestasi Kerja Guru

Eko Yunianto, S.Pd.SD

Guru adalah faktor penentu terciptanya keberhasilan dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Guru merupakan salah satu bagian dalam proses pembelajaran dalam kemajuan pendidikan di sekolah yang dibentuk dalam managemen sekolah. Managemen sekolah membutuhkan instrumen kebijakan yang diberikan oleh kepala sekolah diantaranya adalah meningkatkan prestasi kerja guru melalui supervisi akademik. Dalam mengoptimalkan prestasi kerja guru, kepala sekolah wajib mengajak, memotivasi, mengarahkan, membimbing, menilai, bahkan memberi peringatan serta tindak lanjut agar prestasi kerja guru meningkat.

Guru SDN 1 Tanjungsari Rembang dalam melaksanakan tugas keprofesional seperti merencanakan, melaksanakan, menilai atau membuat asesmen proses pembelajaran belum maksimal. Prestasi kerja guru tidak maksimal dalam menjalankan tugas menyebabkan mutu pendidikan rendah pula. Rendahnya prestasi kerja dilihat dari kurangnya disiplin, kurang loyalitas terhadap tugas yang diemban, dan kurangnya kepedulian terhadap prestasi kerja sehingga berakibat rendahnya kualitas pendidikan.

Menurut Badriyah (2018:136), prestasi kerja adalah hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya, yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu. Sedangkan menurut Mangkunegara (2013:67) : “Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas, yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Langkah kepala sekolah dalam memberikan kebijakan berkaitan dengan meningkatkan prestasi kerja guru adalah melalui supervisi. Supervisi memberikan inspirasi yang positif bagi kemajuan prestasi kerja guru. Tanpa peningkatan prestasi kerja guru mustahil tujuan pendidikan akan tercapai dengan maksimal. Untuk meningkatkan prestasi kerja guru di SDN 1 Tanjungsari kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik. Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya memgelola proses pembelajaran mencapai tujuan pembelajaran (Dares, 1989, Glickman, et al.2007). Supervisi akademik tidak terlepas dari penilaian kinerja guru dalam pembelajaran.

Tahapan supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah, pertama adalah mengadakan kunjungan kelas, melakukan pembinaan guru untuk mengamati proses pembelajaran di kelas yang bertujuan untuk membantu guru dalam menghadapi permasalahan di kelas. Kedua, mengadakan observasi kelas, yang bertujuan untuk memperoleh data obyektif aspek-aspek situasi pembelajaran dan usaha memperbaiki proses pembelajaran. Ketiga, mengadakan pertemuan individual, yaitu satu pertemuan, percakapan, dialog, dan bertukar pikiran antara supervisor dan guru. Keempat, mengadakan kunjungan antar kelas lain, yaitu guru kelas berkunjung ke kelas lain di sekolah itu sendiri dengan tujuan untuk berbagi pengalaman  dalam pembelajaran. Dan kelima adalah menilai diri sendiri. Penilaian dilakukan oleh guru sendiri secara obyektif dan jujur.

Jadi supervisi akademik merupakan upaya kepala sekolah dalam pembinaan guru, agar guru dapat meningkatkan kualitas mengajarnya dengan melalui langkah-langkah perencanaan, penampilan mengajar yang nyata serta mengadakan perubahan baik dengan cara yang rasional dalam usaha meningkatkan hasil belajar siswa.

Dengan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah secara berkesinambungan, mendapat respon baik dan positif dari guru sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja guru SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. Terbukti meningkatnya kesadaran guru dalam melaksanakan tugas, pengerjaan administrasi kelas lebih tertib, disiplin, loyalitas, berdedikasi tinggi dalam bekerja, dan hasil belajar siswa meningkat.

Oleh: Eko Yunianto, S.Pd.SD

Kepala SDN 1 Tanjungsari Kec. Rembang Kab. Rembang