Tarian Alumni SMPN I Ungaran Memukau Peserta Senam Bugar

Alumni SMPN I Ungaran meski sudah menjadi ibu-ibu namun tetap tampil enerjik dan kompak saat membawakan tari India, Minggu (26/11) pagi. FOTO:ABDUL MUIZ/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN – Meski sudah belasan tahun tidak pernah berkumpul namun energi kebersamaan masih tetap terjaga begitu kuat. Pemandangan itu terlihat saat para alumni SMP Negeri I Ungaran membawakan tarian untuk menghibur peserta “Senam Bugar Menuju Reuni Akbar” yang diadakan Ikatan Alumni (IKA) SMPN I Ungaran (Spensangar) di halaman sekolah setempat, Minggu (26/11) pagi.

Kebanyakan para alumni itu meski sudah menjadi ibu-ibu namun terlihat masih energik dan kompak. Terutama saat membawakan tari India mereka mendapat applause meriah dari peserta. Tak hanya itu, mereka juga melakukan aksi atraktif, melepas atribut yang dikenakan kemudian dilempar ke arah peserta untuk diperebutkan. Tentu saja mengundang gelak tawa, memancing kemeriahan di tengah-tengah ratusan peserta yang sebagian merupakan teman-temannya semasa sekolah dulu.

“Ada suguhan tiga tarian dari alumni, yakni tari India, tari Tobelo dan tari Maumere. Untuk membawakan tarian ini kita latihan hanya dua hari, kita mendadak karena sebelumnya tidak ada rencana menampilkan tari-tarian,” ujar Suski Sutrawati (53) alumni SMPN I Ungaran tahun 1979 kepada Jateng Pos.

Menurut pemilik Sanggar Senam Suski ini, rekan-rekannya itu begitu mudah beradaptasi karena sebelumnya sudah sering melakukan senam bareng di studio. Selain itu ada juga ada instruktur senam dilibatkan dalam kelompok menari.

“Penari yang tampil tidak hanya alumni tapi ada juga beberapa instruktur senam. Sehingga kolaborasi ini (kelompok menari, red) dapat cepat terbentuk,” ungkap Suski.

Ketua Panitia Bugar Bersama Menuju Reuni Akbar SMPN I Ungaran, Nurdin Makruf mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian sebelum diadakan Reuni Akbar pada tanggal 29 – 30 Desember 2017 mendatang. Diadakan untuk menggugah kebersamaan para alumni melalui berbagai kegiatan sosial.

“Pada bulan Agustus lalu kita sudah melaksanakan kegiatan diantaranya memberikan bea siswa kepada siswa tidak mampu, donor darah, menyumbang air bersih sebanyak 10 tangki di Bancak, membagikan sembako kepada yatim piatu dan janda. Sedangkan pada pertengahan bulan Desember mendatang kita akan mengadakan ziarah ke makam para guru kami yang sudah meninggal,” ujar Nurdin kepada Jateng Pos.

Disebutkan, saat ini IKA Spensangar sebanyak 25 angkatan alumni yang masing-masing angkatan sedikitnya sebanyak 50 orang. “Jika ditotal secara keseluruhan jumlah IKA Spensangar ada ribuan orang yang tersebar di berbagai daerah. Melalui reuni kita ingin turut memberikan sumbangsih untuk sekolahan juga bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Diantara alumni SMPN I Ungaran yang akan diundang Reuni Akbar adalah mantan siswa yang kini sudah menjadi pejabat negara dan daerah. Diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pengamat Intelijen dan Staf Ahli Bidang intelijen Menteri Pertahanan Dr Wawan Hari Purwanto, dan Kepala Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono. (muz)