Tinggi Antusiasme Guru Ikuti Pelatihan

PELATIHAN : Para guru dari sejumlah kabupaten tengah mengikuti pelatihan penulisan artikel ilmiah popular di media massa. Kegiatan ini berlangsung di aula PGRI Banjarnegara.
PELATIHAN : Para guru dari sejumlah kabupaten tengah mengikuti pelatihan penulisan artikel ilmiah popular di media massa. Kegiatan ini berlangsung di aula PGRI Banjarnegara.

JATENGPOS.CO.ID, BANJARNEGARA – Publikasi ilmiah menjadi unsur penilaian angka kredit (PAK) guru. Hal inilah yang mendasari KLG Jawa Tengah menggandeng Harian Jateng Pos dan Komunitas Literasi Banjarnegara gelar diklat penulisan artikel ilmiah populer di media massa Minggu (8/9) di aula PGRI Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan ini diikuti sekitar dua ratusan guru. Mereka memadati aula PGRI yang berada di pusat kota Banjarnegara tersebut. Guru yang hadir dari berbagai jenjang SD hingga SMA/SMK. Mereka rata-rata belum terlalu mengenal penulisan artikel ilmiah di media massa.

Acara dihadiri Kadis Pendidikan Kabupaten Banjarnegara yang diwakili Kabid Sekmen Agus Sutanto,M.Pd. Dia didampingi ketua pelaksana Rajim,SPd dan narasumber pelatihan Tukijo.

“Dinas Pendidikan menyambut baik kreatifitas baik KKG maupun MGMP untuk menyelenggarakan kegiatan yang tujuannya untuk para guru. Salah satunya menulis artikel ilmiah di media massa. Guru juga harus memahami jenis publikasi ilmiah,” ujar Agus Sutanto dalam sambutannya kemarin.

Para peserta yang hadir selain dari Banjarnegara ada pula dari Wonosobo, Banyumas, Pemalang, dan Tegal. Kegiatan serupa juga pernah diadakan di Banjarnegara. Peseera tampak semangat menyimak materi yang dipaparkan Tukijo.

Tukijo, penulis buku tersebut memaparkan teknik menulis artikel, UU Pers, Publikasi ilmiah, dan literasi TIK. Khususnya pemanfaatan portal rumah belajar. Para peserta terlibat diskusi interaktif, terbukti dengan banyaknya pertanyaan terlontarkan dari para peserta.

“Ke depan akan digagas kegiatan serupa guna meningkatkan semangat dan kompetensi publikasi ilmiah,” ujar Tukijo.

Sementara itu ketua panitia Rajim,S.Pd mengatakan sebenarnya masih banyak yang mau mendaftar tapi karena sudah tutup,maka tidak diterima.

Putaran kedua di Banjarnegara disambut baik para guru.Ke depan akan menyasar guru-guru jenjang lain Para peserta dibimbing menggali ide, lalu menentukan judul yang sesuai.Pada prinsipnya karya ilmiah harus ditulis sesuai tupoksi guru agar dapat dinilai angka kreditnya.Selanjutnya karya mereka akan diterbitkan di Harian Jateng Pos. (*/yet)